Pemdes Ilotidea Serahkan Praktik Pengobatan Menyimpang ke Aparat Hukum

Kepala Desa Ilotidea, Roberto Bobihoe
Kepala Desa Ilotidea, Roberto Bobihoe

NUSANTARA1.ID – Pemerintah Desa Ilotidea, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo menyerahkan kasus dugaan praktik ritual penyembuhan menyimpang ke pihak kepolisian. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Ilotidea, Roberto Bobihoe, saat ditemui pada Kamis (17/4).

“Berdasarkan laporan warga, kami langsung turun melakukan koordinasi, survei dan tindakan. Karena ini sudah di luar kapasitas kami, maka langsung kami serahkan ke Polsek Telaga untuk diproses hukum. Bahkan kasus ini sudah masuk ke Polres Gorontalo,” ujar Roberto.

Ia menjelaskan, pelaku berinisial YM kami sudah bina dan telah menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya. Karena sudah ada korban, kasus ini tetap dilanjutkan ke jalur hukum.

Bacaan Lainnya

“Kami tidak melarang YM membuka jasa pengobatan, tetapi jangan sampai menyimpang. Yang menjadi masalah adalah ritualnya dimana pasien dimandikan dengan air bercampur rica, dijemur, dan hanya diberi makan sekali sehari,” tambahnya.

Roberto juga mengungkapkan bahwa ritual tersebut mulai terjadi sejak kedatangan seorang perempuan berinisial S yang diketahui berasal dari luar Desa tersebut.

“S telah kami kembalikan ke tempat asalnya di Buladu, dan kami tegaskan agar tidak lagi datang ke desa ini. Kalau masih datang, maka ceritanya sudah lain lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, pada Selasa (15/4), sebuah rumah di Desa Ilotidea digeruduk warga bersama aparat desa dan kepolisian dari Polsek Telaga.

Penggerudukan tersebut dipicu oleh dugaan praktik pengobatan yang menyimpang dan melibatkan satu keluarga dari Desa Tabumela.

Kasus ini kini tengah dalam proses penanganan oleh pihak kepolisian. (*)

Pos terkait