SDN 13 Sumalata Hanya Memiliki 20 Murid, Ini Penyebabnya 

Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo saat mengunjungi SDN 13 Kecamatan Sumalata, Kamis (17/4), guna melihat langsung akses menuju sekolah yang kurang memadai. [foto:ist]
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo saat mengunjungi SDN 13 Kecamatan Sumalata, Kamis (17/4), guna melihat langsung akses menuju sekolah yang kurang memadai. [foto:ist]

NUSANTARA1.ID – Ada yang menarik dari hasil kunjungan Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa di Sumalata, Gorontalo Utara. Yakni, menemukan satu sekolah yang muridnya sangat kurang. 

Ini terjadi di SDN 13, Sumalata, Gorontalo Utara yang mana muridnya hanya ada 20 orang, dan bahkan ada kelas yang hanya memiliki seorang murid. 

Fakta itu ditemukan Ridwan Monoarfa saat melakukan kunjungan kerjanya pada Kamis (17/4/). Padahal, kondisi fisik sekolah terbilang baik dan kebersihannya terjaga, jumlah murid di sekolah tersebut hanya 20 orang, didampingi oleh enam orang guru.

Bacaan Lainnya

“Sekolah ini bagus dan gurunya hebat, tapi kenapa muridnya sedikit?,” ujar Ridwan Monoarfa.

Ternyata, kondisi jalan menuju sekolah menjadi penyebab utama. Jalur berlumpur dan rusak parah menyulitkan siswa untuk hadir setiap hari dan sebagian anak-anak di sekitar wilayah itu lebih memilih sekolah yang lain.

Bahkan saat musim hujan, para siswa kerap harus melepas sepatu karena jalanan yang becek dan licin, lebih menyerupai lintasan offroad.

Ridwan Monoarfa menegaskan pentingnya pembangunan akses jalan sebagai penunjang keberhasilan pendidikan.

“Ya bangun sekolah, akses ke sekolah juga harus menjadi perhatian,” tegasnya.

Ia berharap jalan menuju SDN 13 segera diperbaiki agar anak-anak bisa belajar tanpa hambatan.

“Semoga tahun ini akses jalan sudah teratasi,” kuncinya. (**)

Pos terkait