NUSANTARA1.ID – Seorang penambang yang dilaporkan meninggal di titik bor 18 Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango pada 15 Februari 2025 lalu kembali muncul ke permukaan pada, Selasa 5 Agustus 2025.
Masalah ini kembali mencuat di kalangan masyarakat dan aktivis yang menduga adanya upaya penutupan informasi dari Polres Bone Bolango terkait penyelesaian peristiwa tersebut.
Sandri selaku koordinasi aksi dari aliansi mahasiswa dan pemuda peduli Gorontalo mengatakan bahwa pihaknya ingin pihak kepolisian harus secara tegas memberikan keterangan bahwa kasus tersebut sudah selesai.
Mengingat, pihak keluarga korban tidak keberatan dan pemilik tambang telah memberikan uang santunan bagi keluarga korban.
“Ini kasus sudah selesai lama, keluarga korban dan pemilik titik bor juga telah dimediasi dan sudah selesai,” ungkap dia.
Akan tetapi ia menyayangkan pihak kepolisian yang tidak segera memberikan keterangan kepada publik bahwa kasus tersebut telah selesai.
Tertutupnya informasi itu, lanjut Sandri, membuat sejumlah pihak terus mendesak pemilik tambang dan pihak kepolisian melalui aksi demonstrasi.
“Pemilik tambang didesak terus padahal ini sudah selesai, jadinya membuat keluarga korban tidak nyaman. Bahkan ada juga kan desakan soal ini yang mengarah ke polisi,” tambahnya.
Menanggapi tuntutan itu, KBO Reskrim Polres Bone Bolango, Iptu Ishak Yusuf mengatakan bahwa pihaknya telah memberhentikan penyelidikan kasus ini.
Alasannya, pihak keluarga dan pemilik tambang telah dimediasi oleh kepolisian dan telah mendapatkan titik temu.
“Kami sudah hentikan penyelidikan kasus ini sejak 26 Mei 2025, usai pihak korban menyurati bahwa mereka tidak keberatan,” tutup Ishak. (*)
![Demo 2 Massa aksi mahasiswa dan pemuda saat melakukan aksi demonstrasi di Polre Bone Bolango, Selasa, 5 Agustus 2025. [foto:fikar/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/08/Demo-2.jpg)

![BPOM Produk kosmetik ilegal yang diamankan BBPOM Gorontalo. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/BPOM-200x112.jpg)

![Buliying Ilustrasi. Kasus bullying kerap terjadi di lingkungan sekolah [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Buliying-200x112.jpg)
![002 Konten Ditreskrimsus Polda Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede saat memberi keterangan pers [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/002-Konten-200x112.jpg)


