Panas Tak Surutkan Semangat PSN 2025 di Kawasan Wisata Hiu Paus

Kontingen Saka Bahari PSN 2025 di Wisata Hiu Paus Botubarani. [foto:juna/nusantara1.id]
Kontingen Saka Bahari PSN 2025 di Wisata Hiu Paus Botubarani. [foto:juna/nusantara1.id]

NUSANTARA1.ID – Kegiatan kunjungan kontingen Saka Bahari dalam rangka Perkemahan Antar Satuan Karya (PSN) Nasional 2025 di kawasan wisata Hiu Paus, Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Rabu 5 November 2025, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Salah satunya disampaikan Dhefiany Ananda, peserta Saka Bahari asal Kalimantan Utara. Ia mengaku senang bisa mengunjungi wisata bahari yang menjadi ikon Provinsi Gorontalo tersebut, meski cuaca panas sempat menjadi tantangan tersendiri.

“Rasanya menyenangkan sekali bisa datang ke wisata Hiu Paus ini, tapi agak capek juga karena panasnya luar biasa. Kami sempat duduk di bawah terik matahari, jadi kepala rasanya pusing. Tapi semua terbayar waktu ikut kegiatan mendayung dan melihat langsung hiu pausnya,” ujar Dhefiany.

Bacaan Lainnya

Peserta lainnya, Haura Livia dari Provinsi Jambi, juga mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan pantai Botubarani. Ia menilai pengalaman tersebut tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menambah pengetahuan tentang laut.

“Pantainya indah banget dan seru. Ternyata di Gorontalo ada tempat seindah ini. Selain menikmati pemandangan, kami juga belajar mendayung langsung bersama TNI AL dan ikut bersih-bersih pantai,” kata Haura.

Menurutnya, kegiatan itu menjadi pengalaman baru yang berharga. Ia juga menyoroti perbedaan kondisi cuaca antara Gorontalo dan daerah asalnya.

“Cuacanya di sini jauh lebih panas dibanding Jambi. Kalau di Jambi panas, di sini bisa tiga kali lipat lebih terik,” tambahnya sambil tersenyum.

Kunjungan kontingen Saka Bahari PSN 2025 ke wisata Hiu Paus Botubarani merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bakti dan wisata bahari yang digelar di Gorontalo. Selain menjadi ajang edukasi kebaharian, kegiatan ini juga memperkenalkan potensi wisata laut daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia. (*)

Pos terkait