BGN Diminta Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

NUSANTARA1.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) diminta untuk memperbaiki kualitas pada Makan Bergizi Gratis (MBG), di tengah sorotan publik pasca penangkapan tiga pimpinan sebelumnya. 

Direktur Garuda Institute, Irvan Mahmud menilai, komitmen nakhoda baru BGN yang diampu Nanik Sudarti Deyang, harus melakukan pembenahan tata kelola MBG secara kualitatif.

“BGN juga mengarahkan kebijakan pada peningkatan kualitas layanan dibandingkan mengejar kuantitas penerima program,” ujar Irvan kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 7 Juni 2026.

Bacaan Lainnya

Irvan menyambut baik langkah pembenahan yang dilakukan BGN setelah pergantian kepemimpinan dilakukan. 

Namun menurutnya, kebijakan Kepala MBG yang baru, Nanik S Deyang soal efisiensi, memerlukan komitmen kuat untuk memastikan Program MBG berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“BGN sedang berbenah dan langkah ini harus kita dukung. Berbagai kritik dan masukan yang selama ini disampaikan publik mulai direspons dengan baik, misal upaya efisiensi anggaran tanpa mengurangi jumlah penerima manfaat” tuturnya.

Lebih lanjut, Irvan mendukung perbaikan kualitas pada program MBG ketimbang menaikan jumlah atau kuantitas penerima, misalkan soal efisiensi melalui pelibatan kantin sekolah untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

“Kantin dapat sebagai mitra penyedia sudah tepat. Skema tersebut juga dapat dipertimbangkan untuk diterapkan di luar wilayah 3T yang belum memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” demikian Irvan menambahkan. (*)

Pos terkait