Sebanyak 10 Orang Menjadi Korban Demonstrasi pada Agustus 2025 

Aksi demonstrasi di Makassar pada akhir Agustus 2025 renggut 4 nyawa. [foto:ist/suara sulsel]
Aksi demonstrasi di Makassar pada akhir Agustus 2025 renggut 4 nyawa. [foto:ist/suara sulsel]

NUSANTARA1.ID – Demonstrasi pada Agustus 2025, ternyata meninggalkan catatan kelam. Betapa tidak, sebanyak 10 orang meninggal dunia yang berasal dari berbagai kota. 

“Sejauh ini kami mendata ada 10 orang korban meninggal dunia,” kata ujar Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah melalui keterangan persnya, Selasa 2 September 2025.

Adapun, korban meninggal itu ialah Affan Kurniawan (Jakarta), Andika Lutfi Falah (Jakarta), Rheza Sendy Pratama (Yogyakarta), Sumari (Solo), Saiful Akbar (Makassar), Muhammad Akbar Basri (Makassar), Sarina Wati (Makassar), Rusmadiansyah (Makassar), Iko Juliant Junior (Semarang), hingga Septinus Sesa (Manokwari).

Bacaan Lainnya

Anis Hidayah menyebutkan Komnas HAM menduga kuat beberapa korban tersebut mengalami kekerasan aparat, sehingga mereka meninggal dunia.

“Beberapa di antaranya diduga kuat karena mengalami kekerasan dan penyiksaan oleh aparat, ini masih kami selidiki dan penyebab-penyebab yang lainnya,” katanya.

Anis Hidayah mengatakan data Komnas HAM juga mencatat dari 25 sampai 1 September ada 1.683 yang ditangkap dan ditahan.

Dia juga menyebut sebanyak 429 peserta demonstrasi di Bandung diketahui mengalami luka-luka, sehingga harus menjalani perawatan.

“Sebanyak 429 peserta aksi itu dirawat di rumah sakit karena mengalami luka-luka, 46 di antaranya juga masih dirawat hingga hari ini,” ujar Anis Hidayah.

Pihaknya, kata Anis Hidayah, akan terus melanjutkan proses pemantauan serta pengumpulan data dan fakta setelah demonstrasi akhir Agustus 2025 itu.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat nanti kami juga bisa menyampaikan keseluruhan data yang masih terus kami himpun,” kuncinya. (*)

Pos terkait