Turis Asal Selandia Baru Memilih Bersihkan Pantai Dibanding Berwisata

Frank, seorang turis asal Selandia Baru saat diwawancarai awak media di sekitar wisata hiu paus Gorontalo, Kamis, 28 Agustus 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]
Frank, seorang turis asal Selandia Baru saat diwawancarai awak media di sekitar wisata hiu paus Gorontalo, Kamis, 28 Agustus 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Mr. Frank, seorang turis asal Selandia Baru lebih memilih membersihkan sampah di pantai sekitar lokasi wisata hiu paus Gorontalo dibandingkan menikmati keindahan wisata. Penampakan yang tak biasa itu muncul pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Frank awalnya datang memang datang dengan tujuan ke wisata unik yang ada di Gorontalo ini, namun semua berubah ketika ia melihat keadaan di sekitar wisata yang cukup memprihatinkan.

Banyaknya sampah plastik yang diproduksi wisatawan dan masyarakat setempat berhasil mencuri perhatiannya untuk melakukan upaya tersebut demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama laut.

Bacaan Lainnya

“Awalnya saya memang datang untuk ke hiu paus ini, saya belum pernah lihat langsung. Tapi pas saya menyelam di sini kemarin, saya lihat banyak sekali sampah, di bibir pantai juga, makanya saya inisiatif untuk melakukan pembersihan terutama untuk sampah plastik,” ungkap Frank yang disampaikan penerjemahnya.

Ia khawatir, tempat yang kini menjadi salah satu objek wisata di tingkat nasional bahkan internasional dari Gorontalo ini hanya akan berakhir tragis dengan kondisi laut yang tercemar.

Hiu paus dan ekosistem laut di sekitar wilayah itu akan mati dan membawa dampak negatif hingga perubahan pola hidup juga perekonomian bagi masyarakat sekitar.

“Ini sudah jadi mata pencarian warga, misalnya guide hingga UMKM, jika hiu paus mati atau tidak lagi ke sini karena sudah tercemar, maka masyarakat di sini pasti terdampak,” jelas Frank.

“Wisata ini sangat indah, sangat disayangkan jika ekosistemnya rusak,” sambung dia menutup pernyataannya. (*)

Pos terkait