NUSANTARA1.ID – Aktivitas pertambangan di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, mulai berdampak pada kegiatan belajar murid SDN 04 Buntulia.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, sekaligus bagian dari Pansus Pertambangan, saat berkunjung ke desa tersebut, Kamis 28 Agustus 2025, mengaku prihatin dengan kondisi itu.
Menurutnya, sejumlah orang tua murid melaporkan bahwa aktivitas tambang telah mengganggu proses belajar-mengajar.
Bahkan beredar isu sekolah itu akan masuk wilayah yang digunakan perusahaan juga sempat terdengar olehnya.
“Ini sudah sangat mengkhawatirkan. Bagaimana anak-anak bisa belajar tenang kalau lingkungannya tidak lagi aman. Negara harus hadir melindungi generasi muda dari dampak pertambangan,” tegas Ridwan.
Selain soal sekolah, sejumlah warga sekitar juga mengeluhkan sumur yang mulai mengering akibat pembabatan hutan oleh perusahaan tambang. (*)
![012 Pansus Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa bersama Pansus Pertambangan saat berkunjung ke Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Kamis 28 Agustus 2025. [foto:ist/setwan]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/08/012-Pansus.jpg)
![005 Anak Sekolah RDP Komisi IV terkait permasalahan dugaan pungli di SDN 15 Tibawa. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/005-Anak-Sekolah-200x112.jpg)
![004 Reses Ketua DPRD Zulfikar Usira bersama Anggota Dapil Telaga Cs melakukan reses peninjauan pekerjaan jalan di Desa Hulawa Kecamatan Telaga. [foto:humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/004-Reses-200x112.jpg)
![003 Reses Ketua DPRD Zulfikar Usira bersama Anggota Dapil Telaga Cs melakukan reses Sosialisasi pencegahan HIV/AIDS di gedung PLUT Telaga. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/003-Reses-200x112.jpg)




