Usulan Lima DOB di Gorontalo Kembali Disuarakan ke DPR RI

Komisi II DPR RI saat melakukan rapat kerja bersama pimpinan daerah dan Forkopimda Provinsi Gorontalo di rumah dinas gubernur, Kamis 17 Juli 2025. /nusantara1
Komisi II DPR RI saat melakukan rapat kerja bersama pimpinan daerah dan Forkopimda Provinsi Gorontalo di rumah dinas gubernur, Kamis 17 Juli 2025. /nusantara1

NUSANTARA1.ID — Usulan lima daerah otonomi baru (DOB) di Provinsi Gorontalo kembali disuarakan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus Thomas Mopili.

Kali ini, aspirasi tersebut langsung disuarakan kepada Komisi II DPR RI saat melakukan rapat kerja bersama pimpinan daerah dan Forkopimda Provinsi Gorontalo di rumah dinas gubernur, Kamis 17 Juli 2025 yang saat itu juga turut dihadiri Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda.

“Kami ingin mengingatkan kembali, pak ketua, DOB di Gorontalo yang lalu sudah sempat diajukan, agar tetap menjadi perhatian,” ungkap Thomas Mopili, begitu akrab ia disapa.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya pada 2021, dalam masa kepemimpinan Gubernur Rusli Habibie, gagasan mengenai rancangan DOB telah di SK-kan sebagai bentuk persetujuan pemerintah terkait hal tersebut.

Dalam perencanaan itu, tercatat ada 5 DOB yang terdiri dari 4 kabupaten dan 1 kota, yakni Kabupaten Gorontalo Barat dari Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Bone Pesisir dari Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Panipi, Kabupaten Boliyohuto dan Kota Telaga dari Kabupaten Gorontalo.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda pun langsung memberikan tanggapan atas pernyataan dari Thomas Mopili.

Rifqinizamy mengatakan bahwa saat ini apa yang telah diajukan tengah berproses di tingkat pusat. Pihaknya tetap akan mengawal apa yang menjadi aspirasi itu tanpa menanggalkan ketentuan dan pertimbangan dalam pembentukan DOB tersebut.

“Saat ini tentunya tengah berproses. Tapi tentunya ada banyak hal juga yang harus diperhatikan, agar adanya DOB di suatu daerah tidak menjadi beban di wilayah itu,” ungkapnya.

“Intinya harus ada banyak pertimbangan rasional, agar apa yang dikhawatirkan tidak terjadi, pak ketua” imbuh dia menutup pernyataannya. (*)

Pos terkait