NUSANTARA1.ID — Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai menggelar seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 dengan melibatkan 113 pelajar tingkat SMA/SMK/MA. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Kasmat Lahay dan menjadi langkah awal menentukan pasukan inti pengibar bendera merah putih pada peringatan 17 Agustus mendatang.
Pembukaan seleksi dilakukan oleh Sekretaris Daerah Sugondo Makmur yang menegaskan bahwa proses ini menjadi bagian penting dalam mencetak generasi muda yang disiplin dan berjiwa nasionalis.
Berbeda dari kegiatan biasa, seleksi Paskibraka kali ini menitikberatkan pada ketahanan peserta dalam mengikuti setiap tahapan yang cukup ketat. Mulai dari pemeriksaan administrasi, tes kesehatan, hingga uji kemampuan baris-berbaris dan kepribadian.
“Setiap tahapan dirancang untuk melihat kesiapan menyeluruh peserta, bukan hanya kemampuan teknis di lapangan,” ujar Sugondo.
Ia juga mengingatkan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga amanah yang menuntut komitmen tinggi.
Seluruh peserta yang lolos nantinya akan menjalani pelatihan intensif sebelum bertugas sebagai pengibar bendera pusaka di tingkat kabupaten.
Melalui seleksi ini, pemerintah daerah berharap akan lahir putra-putri terbaik yang mampu membawa nama baik daerah sekaligus menanamkan nilai persatuan di tengah masyarakat. (*)

![006 Run Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melepas Healthy Run 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/006-Run-200x112.jpg)
![005 Lansia Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberikan sambutan pada kegiatan HLUN 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/005-Lansia-200x112.jpg)


![003 Progres PENAS Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi meninjau lokasi PENAS yang akan digelar pada pertengana JUni [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/003-Progres-PENAS-200x112.jpg)


