NUSANTARA1.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, dalam beberapa hari terakhir menyebabkan longsor di sejumlah titik. Salah satu lokasi terdampak adalah Puskesmas Telaga Puncak yang diterjang longsor pada Senin 2 Juni 2025 pagi.
Kepala Puskesmas Telaga Puncak, Pemy Panigoro, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari warga sejak Minggu malam terkait potensi longsor yang mengarah ke aliran sungai dan dikhawatirkan mengenai permukiman warga.
“Sejak tadi malam saya menerima informasi bahwa masyarakat telah mengungsi mandiri terkait dugaan terjadinya longsor yang merambat ke sungai dan diperkirakan akan membentur ke rumah warga,” ujar Pemy.
Ia menambahkan, setelah salat subuh pihaknya mendapatkan kabar bahwa longsor telah menerjang Puskesmas Telaga Puncak. Beberapa ruangan yang terdampak antara lain Ruang Nifas, Gudang Peralatan, Ruang Imunisasi, Ruang Klaster 2 dan 4, serta Aula di lantai dua.
Saat ini, pihak puskesmas telah mengevakuasi sejumlah alat kesehatan yang masih bisa diselamatkan. Meski fasilitas rusak, pelayanan kesehatan tetap dilanjutkan di lokasi pengungsian yang berada di Dusun 3, Pasar Tradisional Dulamayo Selatan.
“Kami tetap melaksanakan pelayanan kesehatan, utamanya di lokasi pengungsian. Kami juga sudah memberikan bantuan berupa susu bagi balita dan ibu hamil,” tutur Pemy.
Pihak berwenang dan tenaga kesehatan terus berupaya memberikan bantuan serta memastikan pelayanan dasar tetap berjalan bagi warga terdampak. (*)
![Dulamayo1 Puskesmas Telaga Puncak terkena longsor. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/06/Dulamayo1.jpg)

![Buliying Ilustrasi. Kasus bullying kerap terjadi di lingkungan sekolah [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Buliying-200x112.jpg)
![002 Konten Ditreskrimsus Polda Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede saat memberi keterangan pers [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/002-Konten-200x112.jpg)

![Bandar Bandar Narkoba 'The Doctor' alias Charlie alias Andre Fernando saat ditangkap di Malaysia [fot:dok/tribrata]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Bandar-200x112.jpeg)


