Gorontalo Siap Ekspor 25.000 Ton Jagung, Ini Respon Komisi II 

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto. [Foto: Fikar Buntuan/Nusantara1]
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto. [Foto: Fikar Buntuan/Nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Target ekspor jagung sebesar 25.000 ton dari Provinsi Gorontalo menjadi salah satu fokus utama Komisi II DPRD dalam mengawal agenda strategis di sektor pertanian.

Angka tersebut bukan hanya mencerminkan potensi hasil panen petani Gorontalo, tapi juga menjadi tolok ukur keseriusan daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan peluang pasar global.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, bersama Ketua Komisi II Mikson Yapanto, secara langsung melakukan koordinasi dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam pertemuan di Jakarta, yang turut dihadiri Gubernur Gorontalo dan Sekretaris Daerah.

Bacaan Lainnya

“Target 25.000 ton jagung ini bukan angka kecil. Ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah pusat dan daerah, dan tentu memerlukan kesiapan menyeluruh dari sisi produksi, pengolahan hingga distribusi,” tegas Mikson Yapanto saat diwawancarai awak media, Senin 2 Juni 2025.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan turun langsung meninjau kondisi lapangan, termasuk silo penyimpanan dan fasilitas pengering, guna memastikan seluruh tahapan pascapanen mendukung kelancaran ekspor.

“Dalam tiga hari ke depan, kami akan pantau langsung ke beberapa titik untuk melihat kesiapan infrastruktur dan memastikan manajemen pascapanen berjalan optimal,” ungkapnya.

Di akhir, ia juga mengatakan bahwa jika kesiapan para eksportir dan perangkat pendukung di lapangan terpenuhi, maka target ekspor 25.000 ton tersebut sangat realistis untuk dicapai dalam waktu dekat. (**)

Pos terkait