Optimalkan Pengelolaan Sampah, Ini Langkah DLH Kabupaten Gorontalo

Kepala Bagian Kebersihan DLH Kabupaten Gorontalo, Syarifuddin Pulukadang
Kepala Bagian Kebersihan DLH Kabupaten Gorontalo, Syarifuddin Pulukadang

NUSANTARA1.ID – Guna menjaga kebersihan lingkungan, Kabupaten Gorontalo menggelar sayembara ‘99 Hari Bebas Sampah’. Menyikapi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gorontalo menyiapkan berbagai strategi untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah di daerah.

Kepala Bagian Kebersihan DLH Kabupaten Gorontalo, Syarifuddin Pulukadang, mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengaktifkan kembali fasilitas pengangkutan sampah yang selama ini tidak berfungsi, termasuk kendaraan roda tiga di setiap kecamatan. 

Selain itu, koordinasi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan kelurahan akan ditingkatkan untuk mengidentifikasi dan menangani potensi sampah di masing-masing wilayah.

Bacaan Lainnya

“Kami akan membuat himbauan kepada masyarakat secara door to door, terutama di jalur protokol. Selain itu, masyarakat juga diwajibkan membayar retribusi sesuai dengan peraturan daerah (Perda) yang berlaku,” ujar Syarifuddin, pada Senin (10/3).

Ia juga menyoroti masalah pembongkaran beberapa Bak Pembuangan Sampah (BPS) oleh masyarakat tanpa sepengetahuan pemerintah. 

Selain itu, meskipun pada 2018 terdapat 8 bank sampah yang beroperasi, saat ini hanya tersisa 2 unit akibat permainan harga sampah di luar daerah pasca pandemi Covid-19.

“Saat ini, dari total 61 bank sampah di Kabupaten Gorontalo, hanya 2 yang masih aktif. Kami akan berupaya menghidupkan kembali bank sampah agar sampah di masyarakat dapat dikelola dengan baik,” tambahnya.

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah yang lebih efektif demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di Kabupaten Gorontalo. (**)

Pos terkait