NUSANTARA1.ID – Banjir yang melanda Kota Gorontalo telah melumpuhkan pusat perekonomian kota ini.
Hujan deras yang terus mengguyur selama beberapa hari terakhir menyebabkan banyak toko, apotek, dan tempat makan terpaksa tutup, sehingga aktivitas ekonomi menjadi terhenti.
Hujan yang turun tanpa henti telah menyebabkan genangan air yang tinggi di berbagai kawasan kota.
Dimana, Jalan-jalan utama terendam air, membuat mobilitas warga menjadi sangat sulit.
Warga yang biasanya beraktivitas di pusat kota kini harus bertahan di rumah, bahkan sebagian harus mengungsi.
Banjir ini berdampak signifikan pada kehidupan sehari-hari warga. Pusat-pusat perbelanjaan yang biasanya ramai kini tampak kosong.
Bahkan, pedagang kaki lima yang menggantungkan hidup dari penjualan harian tidak dapat berjualan.
Sejumlah pedagang mengevakuasi barang dagangannya agar tak terendam air.
Selain menghambat pendapatan mereka, warga juga kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. (*)


![015 Genjot PAD Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/015-Genjot-PAD-1-200x112.jpg)
![027 MTQ Bonbol Penyerahan hadiah oleh Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa kepada salah seorang peserta MTQ [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/027-MTQ-Bonbol-200x112.jpg)

![Sofran Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Sofran-Puhi-200x112.jpg)
![024 Tomohn Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk saat menandatangani PKS [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/024-Tomohn-200x112.jpg)

