NUSANTARA1.ID – Melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Kantor Walikota Gorontalo pada Jumat (29/9), Pemerintah Kota Gorontalo terus matangkan persiapan Festival Kota Tua.
Festival yang akan digelar pada November mendatang ini, terdapat kolaborasi dengan semua unsur, termasuk kolaborasi dengan komunitas Tionghoa dan juga komunitas Arab.
Wakil Wali Kota Gorontalo, Ryan Kono menjelaskan akan banyak ragam kegiatan yang melibatkan seniman-seniman lokal dalam festival ini.
“Nantinya disitu ada berbagai kegiatan, misalnya fotografi yang nantinya akan disediakan panggung tersendiri, kemudian ada UMKM, dan yang paling terpenting itu kita kolaborasi dengan semua unsur,” jelas Ryan.
Sehingga dengan adanya festival ini dipercaya dapat menjadi satu destinasi yang bisa menjadi keunggulan, dan kemudian bisa menjadi satu kebanggaan masyarakat Kota Gorontalo.
“Lewat festival ini kita ingin menunjukkan bahwa kota Gorontalo adalah kota yang damai, kota yang toleran dan saling menghormati antar sesama dengan keberagaman yang ada di kota Gorontalo,” kuncinya. (*)


![015 Genjot PAD Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/015-Genjot-PAD-1-200x112.jpg)
![027 MTQ Bonbol Penyerahan hadiah oleh Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa kepada salah seorang peserta MTQ [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/027-MTQ-Bonbol-200x112.jpg)

![Sofran Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Sofran-Puhi-200x112.jpg)
![024 Tomohn Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk saat menandatangani PKS [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/024-Tomohn-200x112.jpg)

