DPRD Kawal Program 1.000 Rumah Nelayan, Gorontalo Masuk Tahap Awal Realisasi

Kunjungan Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo ke Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait rumah nelayan. [foto:ist/humas]
Kunjungan Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo ke Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait rumah nelayan. [foto:ist/humas]

NUSANTARA1.ID – Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir terus menjadi perhatian serius di Provinsi Gorontalo.

Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membahas peluang realisasi program nasional 1.000 unit Kampung Nelayan Merah Putih.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, menyebutkan hasil pertemuan tersebut menjadi langkah strategis agar Gorontalo tidak tertinggal.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah pusat sudah memastikan Gorontalo disiapkan masuk dalam tahap pertama pelaksanaan program ini pada tahun 2025,” ungkap Mikson, Kamis, 9 Oktober 2025

Ia menekankan agar pemerintah kabupaten dan kota segera menuntaskan administrasi serta pendataan calon penerima. Hal ini menjadi syarat utama agar program dapat dijalankan tepat waktu.

“Kami minta pemerintah daerah segera menuntaskan administrasi. Karena pada tahun 2026, Kementerian menargetkan tambahan 1.000 unit rumah nelayan khusus untuk Gorontalo,” jelasnya.

Menurut Mikson, program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya membangun rumah layak huni, tetapi juga mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Nelayan akan didukung dengan sarana usaha dan akses pasar yang lebih baik.

“DPRD bersama pemerintah daerah berkomitmen mengawal seluruh proses agar program ini benar-benar membawa dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Mikson.

Dengan Gorontalo yang masuk dalam tahap awal program nasional ini, diharapkan sektor kelautan dan perikanan semakin berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi pesisir. (*)

Pos terkait