Ekshumasi Kasus Alm. Muhammad Jeksen, Polisi Segera Berangkat ke Muna

Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro saat diwawancarai, Kamis, 9 Oktober 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro saat diwawancarai, Kamis, 9 Oktober 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Polres Bone Bolango akan berangkat ke Muna, Sulawesi Tenggara, guna melakukan ekshumasi jenazah Muhammad Jeksen, mahasiswa yang meninggal usai mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala.

Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, menyampaikan bahwa setelah kasus ini naik ke tahap penyidikan usai gelar perkara, polisi merencanakan pemberangkatan pada Senin, 13 Oktober 2025 ke kampung halaman almarhum.

“Rencananya dari pihak reskrim Polres Bone Bolango hari Senin akan berangkat ke Muna untuk berkoordinasi dengan kepolisian di sana dan pihak rumah sakit. Ekshumasi akan dilakukan agar terungkap penyebab kematiannya, apakah karena unsur kekerasan atau faktor penyakit,” ungkap Supriantoro, Kamis, 9 Oktober 2025.

Bacaan Lainnya

Diketahui, sejauh ini, polisi telah memeriksa 25 orang saksi, mulai dari panitia kegiatan, peserta diksar, dosen, hingga pihak rumah sakit.

Supriantoro juga mengungkapkan tidak ada kendala berarti dalam penyelidikan. Seluruh saksi bersikap kooperatif dan kasus telah masuk tahap penyidikan.

Hingga kini, kendala yang didapati hanya bersifat teknis, terutama koordinasi lintas daerah untuk menyiapkan sarana dan prasarana ekshumasi.

“Insyaallah tim penyidik segera berangkat. Jika koordinasi di Muna berjalan lancar, ekshumasi bisa langsung dilakukan,” tegasnya.

Nanti, hasil pemeriksaan forensik nantinya akan menjadi dasar utama dalam proses hukum lebih lanjut terutama dalam peradilan.

“Memang ekshumasi ini sangat penting dalam sidang,” pungkasnya. (*)

Pos terkait