NUSANTARA1.ID – Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, dari 2018 hingga 2023, tercatat sebanyak 172 bencana melanda Gorontalo. Rata-rata terdapat 10 kejadian bencana setiap tahunnya, meliputi banjir, longsor, kekeringan, cuaca ekstrem, hingga kebakaran hutan dan lahan.
Terbaru, bencana banjir melanda Kabupaten Pohuwato dan Boalemo, pada Rabu (22/1). Banjir tersebut merendam 10 desa di beberapa kecamatan yang berada di wilayah konsesi hutan tanaman energi.
Walhi Gorontalo menilai konsesi tersebut menjadi salah satu penyebab utama kerusakan lingkungan yang berdampak pada masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata dari kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh konsesi-konsesi tersebut,” ungkap Direktur Walhi Gorontalo, Defri Sofyan, dalam konferensi pers di Hotel UTC Damhil Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (23/1).
Defri menegaskan, dampak buruk ini harus menjadi perhatian semua pihak untuk segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan pengelolaan lingkungan di wilayah konsesi, terutama yang berisiko tinggi terhadap bencana. (*)
![Metro 8 Tanah longsor yang terjadi beberapa bulan lalu di Suwawa Timur. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2024/07/Metro-8.jpg)
![Mahasiswa KKN Mahasiswa KKN Tematik UNG Sosialisasikan pemanfaatan air hujan di Desa Modelidu. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Mahasiswa-KKN-200x112.jpg)

![Panti Aksi sosial Lestra Vida di Panti Asuhan Al Inayah. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Panti-200x112.jpg)
![006 Judi Polda Gorontalo saat menyerahkan tersangka judi ke Kejari Pohuwato [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/006-Judi-200x112.jpg)
![Kiwi Ilustrasi. Kiwi jadi salah satu makanan yang bagus untuk kesehatan usus [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Kiwi-200x112.jpeg)
![005 Tembak Ilato Peserta ‘Ilato Fun Game 2026’ [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/005-Tembak-Ilato-200x112.jpg)

