Tiga Malam Jelang Idulfitri, Zulfikar Usira Hadir di Tradisi Tumbilotohe

Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira saat menyalakan lampu botol pada pelaksanaan tradisi Tumbilotohe, Senin 16 Maret 2026 [foto:dok/humas]
Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira saat menyalakan lampu botol pada pelaksanaan tradisi Tumbilotohe, Senin 16 Maret 2026 [foto:dok/humas]

NUSANTARA1.ID – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, menghadiri kegiatan tradisi Tumbilotohe atau malam pasang lampu yang digelar di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin malam 16 Februari 2026.

Tradisi yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Gorontalo tersebut dilaksanakan tiga malam menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam kegiatan itu, Zulfikar Usira turut menyaksikan prosesi penyalaan lampu tradisional yang disusun menggunakan bambu dan dihiasi janur sebagai simbol cahaya menyambut hari kemenangan.

Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo bersama sejumlah pejabat daerah dan masyarakat menambah semarak pelaksanaan tradisi Tumbilotohe yang setiap tahun rutin digelar di berbagai wilayah Gorontalo.

Bacaan Lainnya

Zulfikar Usira mengatakan, Tumbilotohe merupakan tradisi yang memiliki nilai budaya dan religius yang kuat bagi masyarakat Gorontalo, sehingga perlu terus dijaga dan dilestarikan.

Menurutnya, tradisi tersebut tidak hanya menjadi bentuk perayaan menjelang Idulfitri, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan serta semangat masyarakat dalam menyambut hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.

“Tradisi Tumbilotohe ini adalah warisan budaya yang sudah ada sejak lama di Gorontalo. Karena itu kita harus terus menjaga dan melestarikannya agar tetap dikenal oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memaknai tradisi tersebut dengan tetap memperkuat nilai-nilai keagamaan, terutama dengan memperbanyak ibadah pada malam-malam terakhir bulan Ramadan.

Tradisi Tumbilotohe sendiri dikenal sebagai salah satu budaya khas Gorontalo yang digelar setiap akhir Ramadan dengan menyalakan lampu botol atau lampu minyak di halaman rumah, sepanjang jalan, hingga di sekitar masjid. Tradisi ini melambangkan cahaya dan kegembiraan masyarakat dalam menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri. (*)

Pos terkait