NUSANTARA1.ID — Dugaan kelalaian pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Puskesmas Sipatana, yang sempat menjadi perhatian publik mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan Kota Gorontalo.
Kepala Dinas Kesehatan, Muhammad Kasim, menjelaskan dalam kapasitas sebagai pimpinan Ia tidak fokus mencari pihak yang salah dan benar.
“Saya tidak mau mencari siapa yang salah dan benar dalam kejadian itu. Akan tetapi ini kami jadikan sebuah pembelajaran kedepan. Saya segera evaluasi, bekali, edukasi seluruh petugas kesehatan di semua Puskemas termasuk masyarakat, terutama tentang SOP (Standar Operasional Prosedur) penggunaan mobil ambilans,” jelasnya, Rabu, 19 November 2025.
Kasim juga turut memaparkan tentang SOP pengunaan mobil ambulans secara umum.
Tujuannya, bukan hanya menjadi pembelajaran untuk masyarakat, tetapi patut dijadikan perhatian seluruh petugas kesehatan di Kota Gorontalo baik di Puskesmas dan Rumah Sakit.
Secara umum SOP ambulans mencakup berbagai prosedur, mulai dari persiapan sebelum berangkat seperti pemeriksaan kendaraan dan kelengkapan medis.
Prosedur saat operasional termasuk penanganan pasien, pengisian formulir, dan kepatuhan lalu lintas, hingga prosedur setelah sampai tujuan seperti pelaporan dan pembersihan kendaraan.
Kemudian, kata Kadis, ada SOP terkait pemberangkatan satu diantaranya petugas harus mengisi buku register dan meminta keluarga pasien mengisi formulir yang disediakan.
Selain itu ada juga SOP ambulans berkaitan dengan operasional, dimana petugas harus memastikan pasien siap untuk diangkut sesuai dengan surat rujukan atau instruksi petugas medis.
“Terakhir adalah SOP ambulans secara umum saat tiba di tujuan, yakni menyerahkan pasien dengan aman ke fasilitas tujuan sesuai prosedur. Dalam pelaporan petugas wajib mengisi log book dan berita acara setelah selesai menjalankan tugas. Yang terpenting, petugas atau supir dilarang menerima tips dari pasien atau keluarga pasien dan jika ada yang ingin berinfak, harus diarahkan ke pihak yang berwenang,” terangnya.
Kadis Kesehatan Kota Gorontalo juga tegaskan, yang penting menjadi perhatian adalah sensitivitas atau kepekaan petugas untuk memberikan respon cepat untuk melayani pasien atau masyarakat.
Bahkan walaupun permintaan masyarakat itu diluar prosedur, tetapi karena atas pertimbangan keselamatan pasien, maka itu harus segera dilayani.
“Pelayanan masyarakat dan keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama, dibanding dengan urusan atau kegiatan lainnya. Sehingga tidak boleh ada alasan untuk mengabaikan permintaan bantuan masyarakat, karena tugas utama sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya.
![001 Penyaluran BBM Sebanyak 643 voucher BBM disalurkan ke Pebentor dan Ojol yang mana program telah dievaluasi oleh Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Kamis 1 Oktober 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/001-Penyaluran-BBM-200x112.png)
![Ismet Mile Bupati Bone Bolango, Ismet Mile. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/Ismet-Mile-200x112.jpg)
![001 Bonbol Pinogu Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa mendampingi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dalam kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Konservasi KSDAE terkait Pembangunan Akses Jalan Pinogu, Selasa 29 September 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/001-Bonbol-Pinogu-200x112.jpeg)


![011 Rapat Air Bersih Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memimpin rapat evaluasi penanganan kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan di Ruang Dulohupa,, Selasa 29 September 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/011-Rapat-Air-Bersih-200x112.png)

