Jutaan Kolombengi Warnai Festival Walima di Gorontalo

Kue Kolombengi (kue khas Gorontalo) yang dihadirkan dalam Festival Walima 2025 di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Ahad 7 September 2025. [foto: fikar/nusantara1]
Kue Kolombengi (kue khas Gorontalo) yang dihadirkan dalam Festival Walima 2025 di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Ahad 7 September 2025. [foto: fikar/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Festival Walima di Desa Bongo, Kabupaten Gorontalo, tidak hanya dikenal sebagai perayaan religi, tetapi juga pesta kuliner rakyat. Tahun ini, panitia mencatat lebih dari 1 juta kue kolombengi diproduksi untuk meramaikan acara.

Sebanyak 119 paket kue khas Gorontalo, termasuk kolombengi, dibawa ke masjid menggunakan tolangga, wadah khusus yang sudah menjadi tradisi.

Dalam festival itu, warga akan diberikan kupon dari panitia untuk ditukar dengan berbagai kue yang telah disediakan.

Bacaan Lainnya

Selain itu, warga juga menyiapkan kue lain untuk dinikmati tamu dan pengunjung dalam perayaan festival tersebut.

Hartati Bantali, warga dari desa tetangga, mengaku selalu hadir tiap tahun saat perayaan Walima.

“Rasa kolombengi Bongo ini khas dan unik. Selain memperingati Maulid, festival ini juga jadi ajang silaturahmi dengan keluarga yang sudah lama merantau,” katanya.

Sementara itu, sekelompok pengunjung muda dari Kota Gorontalo, Putri, Veren, dan Nanda, mengaku baru pertama kali menyaksikan festival walima.

“Sejak pagi kami sudah datang, menunggu pembagian kue tradisional. Senang sekali bisa menikmati langsung suasana ini,” ungkap mereka.

Dalam festival ini, kolombengi dan aneka kue lainnya tidak hanya memperkuat nuansa religius, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri yang membuat festival walima istimewa di mata masyarakat dan pengunjung. (*)

Pos terkait