NUSANTARA1.ID – Sebanyak 1.000 butir obat keras jenis triex penidil diamankan Satuan Narkoba Polres Sangihe.
Menurut Kasat Narkoba, Iptu Hevry Samson, informasi awal adanya pengiriman obat keras yang disampaikan seorang informan.
“Sebelum barang ini dikirim, semua melalui proses scan, dalam proses tersebut dilihat ada bungkusan mencurigakan dalam sebuah paket kiriman,” ungkapnya.
Hevry menegaskan, kiriman utama paket tersebut sebenarnya adalah speaker aktif mini. Kemudian paket obat tersebut dibungkus rapi dan dimasukan dalam speaker aktif tersebut.
“Jika dilihat memang tidak ada yang mencurigakan, karena itu paket barang elektronik biasa,” ujarnya.
Paket tersebut berasal dari Jakarta dengan tujuan tepatnya di Kampung Manalu, Lesabe 1, Kecamatan Tabukan Selatan, Tahuna, yang mana pengirimnya bernama Risky beralamatkan Jakarta.
“Paket kiriman tersebut tiba di Tahuna pada 17 Juli 2025. Kemudian kami melakukan koordinasi dengan pihak J&T,” jelasnya.
Sejak 17 Juli 2025 tersebut, kata Hevry, tidak ada seorangpun yang mengambil paket tersebut. Pihaknya juga bergerak cepat ke alamat yang dituju untuk mencari tahu nama yang tertera dalam alamat tersebut, apakah memang benar adanya.
“Setelah kami melakukan pendalaman, mencari identitas tersebut, ternyata nama Wiliam K sebagaimana alamat penerima tidak ada,” tegasnya.
Kurang lebih sembilan belas hari tidak ada yang mengambil, maka paket kiriman yang dicurigai tersebut diamankan oleh pihak Satuan Narkoba Sangihe.
Menurutnya, ini tindakan pencegahan jangan sampai paket tersebut jatuh ket angan orang yang tidak bertanggungjawab, dan disalah gunakan.
Rabu, 06 Agustus 2025, di hadapan para awak media, paket tersebut kemudian dibuka, dengan bungkusnya berlapis. Setelah berhasil yang nampak wujud speaker aktif, petugas kembali menggunakan obeng untuk melepas baut, dan setelah terbuka, barulah nampak bungkusan kecil plastik hitam.
Dan setelah dibuka kembali ternyata memang benar isinya adalah obat keras triex penidil yang biasa digunakan oleh penderita parkinson. (*)
![Obat Keras 1 Kasat Narkoba Polres Sangihe, Iptu Hevry Samson membuka paket yang berisi 1.000 butir obat keras. [foto:grace/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/08/Obat-Keras-1.jpg)
![Wamena Ilustrasi. Perang suku pecah di Wamena, Papua Pegunungan, belasan orang meninggal dunia [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Wamena-200x112.png)
![Narkoba Polisi amankan 11 orang di kampung Narkoba, Samarinda [foto:dok/bareskrim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Narkoba-200x112.jpeg)

![Kejari Tahan1 Mantan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo berinisial HRA, ditahan Kejari Gorontalo. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Kejari-Tahan1-200x112.jpg)
![Ilustrasi Kecelakaan Ilustrasi. Kecelakaan di Limboto Barat mengakibatkan seorang siswi meninggal dunia di tempat [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Ilustrasi-Kecelakaan-1-200x112.jpg)


