NUSANTARA1.ID – Melalui Kenferensi Daerah (Konferda) yang berlangsung, Selasa 2 Desember 2025, La Ode Haimudin berhasil terpilih sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Gorontalo untuk masa bakti 2025-2030.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Konferda dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan se-Provinsi Gorontalo.
Pada pidato perdananya, La Ode Haimudin menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah partai dengan penuh dedikasi dan kebersamaan. Ia menyebut perjalanan PDI Perjuangan di Gorontalo tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh partai yang turut membangun fondasi organisasi sejak Provinsi Gorontalo berdiri.
“Hari ini saya menjalani seluruh prosesi penistrukturalan partai. Saya pernah menjabat di berbagai struktur, termasuk sebagai sekretaris DPD selama kurang lebih 10 tahun. Kini saya dipercaya dan terpilih sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo,” ujar La Ode Haimudin.
Menurutnya, dinamika dan perbedaan pandangan di internal partai merupakan hal yang wajar, namun harus disikapi dengan semangat konsolidasi dan soliditas. Ia mengajak seluruh kader kembali menyatu untuk memperkuat partai hingga ke tingkat bawah.
“Kita harus kembali solid, menyatukan barisan, dan bekerja bersama. Jika kita duduk bersama dan menyelesaikan persoalan secara kolektif, insya Allah akan ada jalan keluar,” katanya.
![Suasana Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan di Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/PDI-Perjuangan-200x112.jpg)
Melalui Keputusan DPP Partai Nomor 29/KPPS-KP/DPP/XI/2025, DPP PDI Perjuangan menetapkan struktur inti kepengurusan DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo masa bakti 2025–2030, yakni Ir. La Ode Haimudin, M.M sebagai Ketua, Venny Rosdiana Anwar, S.E., M.H sebagai Sekretaris, dan Dedy Hamsah, S.Pd sebagai Bendahara. Keputusan tersebut ditandatangani di Jakarta pada 20 November 2025.
Ahmad Basarah menegaskan bahwa keputusan DPP PDI Perjuangan bersifat mengikat dan tidak dapat diperdebatkan lagi.
“Dengan adanya keputusan ini, maka seluruh diskusi, perdebatan, dan wacana dinyatakan selesai. Keputusan ini bersifat final dan inkrah,” tegas Ahmad Basarah.
Ia juga menekankan bahwa Konferda VI mengamanatkan konsolidasi total partai, introspeksi, serta koreksi arah perjuangan PDI Perjuangan di tengah dinamika politik nasional. Dalam forum tersebut, DPD PDI Perjuangan Gorontalo menetapkan target meningkatkan perolehan kursi DPRD dari 20 menjadi 30 kursi serta memenangkan lebih banyak kepala daerah pada Pilkada mendatang.
Selain hal tersebut, yang tak luput dari pantauan media yakni adanya sejumlah kader di tingkat cabang ‘ditarik’ ke tingkat daerah. Sebut saja Karyawan Eka Putra Noho yang sebelumnya menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Boalemo, kini dipercaya oleh La Ode Haimudin menduduki jabatan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif.
Demikian halnya Espin Tulie yang sebelumnya menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gorontalo, kini duduk di kepengurusan DPD sebagai Wakil Ketua Bidang Politik dan Reformasi Hukum Nasional. (*)
![La Ode Haimudin Ketua DPD PDI Perjuangan, La Ode Haimudin saat menyampaikan pidato perdananya. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/La-Ode-Haimudin.jpg)

![Ismet Mile PPP Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo, Ismet Mile [foto:do/PPP]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Ismet-Mile-PPP-200x112.jpg)
![Ujang Bey Anggota Komisi II DPR RI, Ujang Bey. [foto:dok/fraksi Nasdem]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Ujang-Bey-200x112.jpg)
![Gol PKS Ilustrasi. Partai Golkar dan PKS mendukung usulan KPK agar Ketua Parpol hanya 2 periode [foto:dok]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Gol-PKS-200x112.jpeg)

![Presiden PKS Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf saat diwawancarai awak media. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Presiden-PKS-200x112.jpg)

