NUSANTARA1.ID – Program nasional ‘Ketahanan Pangan’ belum memadai karena harus disertai perbaikan sarana pendukung. Selain itu, efisiensi anggaran juga belum memberikan dampak nyata kepada petani.
Pernyataan ini disampaikan anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Limonu Hippy, yang mana menyoroti kesiapan infrastruktur dan efektivitas pengawasan dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayahnya.
“Distribusi bantuan seperti bibit dan alat pertanian belum cukup tanpa didukung infrastruktur dasar yang memadai,” kata Limonu Hippy, Senin (20/4).
Dirinya mencontohkan tingginya biaya transportasi hasil panen akibat akses jalan yang buruk di sejumlah desa.
“Kalau jalannya bagus, kendaraan bisa masuk langsung. Ini bisa menekan biaya operasional hingga separuh,” ujarnya.
Masih pada kesempatan yang sama, Limonu Hippy menambahkan, peningkatan produksi tidak serta-merta menjamin kesejahteraan petani jika risiko bencana dan kerusakan infrastruktur tidak ditangani.
Kejadian di Pohuwato, kata Limonu Hippy, menunjukkan dampak buruk dari tanggul jebol yang menyebabkan gagal panen jagung secara massal.
Limonu Hippy mengapresiasi langkah awal pemerintah dalam menjalankan program ketahanan pangan di daerah, namun menekankan perlunya pengawasan ketat agar pelaksanaannya tidak hanya berjalan baik secara administratif.
Menanggapi instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, ia mendukung efisiensi anggaran daerah untuk mendanai program prioritas.
Namun, ia mengingatkan bahwa kualitas benih yang disalurkan kepada petani juga harus menjadi perhatian utama. (**)

![Meyke Camaru Wakil Ketia Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru. [foto:nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/05/Meyke-Camaru-200x112.jpg)
![021 Komisi I ke Desa Huidu Utara Jajaran Komisi I saat kunjungan ke Desa Huidu Utara, Limboto Barat. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/021-Komisi-I-ke-Desa-Huidu-Utara-200x112.jpg)

![020 Ranperda Perubahan Penandatanganan dokumen persetujuan bersama oleh pimpinan DPRD dan Gubernur Gorontalo. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/020-Ranperda-Perubahan-200x112.jpg)
![019 Thomas HUT RI Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus MT. Mopili bertindak sebagai pembaca Teks Proklamasi, pada Upacara Detik Detik Proklamasi di Halaman Rujab Gubernur. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/019-Thomas-HUT-RI-200x112.jpg)
![018 Komisi I kunjungan Jajaran Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, bersama instansi dan aparat desa, pada kunjungan lapangan. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/018-Komisi-I-kunjungan-200x112.jpg)

