NUSANTARA1.ID – Seorang maestro Teknologi Pendengaran Prof.Dr. Helmi Sp.THT.KL. Mars menjadi Keynote Speech pada Acara Seminar Kesehatan ‘Telingaku Masadepanku’ di Hotel Aston Kota Gorontalo, Sabtu 29 November 2025.
Helmi yang merupakan pionir pemasangan Koklea Implan di Indonesia menjadi pembicara utama dalam seminar ini. Itu lantas membuat seluruh undangan terharu mendengarkan pengalaman beliau yang lebih dari ratusan telinga yang mengalami Gangguan Pendengaran (Tuli) dilakukan operasi Implan Rumah siput yang kini berhasil mendengar dan mampu berbicara verbal.
Sang Maestro yang berusia 70 tahun ini memberikan penekanan betapa pentingnya pendengaran dalam kehidupan setiap manusia.
Sementara itu Ketua Perhati KL sekaligus Komda PGPKT Prov Gorontalo dr.Helen M.Y Nazarudin Sp.THT KL.M.Kes menyampaikan, pendengaran bukan hal yg yang bisa diremehkan dari apapun di dunia ini.
Kasus gangguan pendengaran atau anak yang lahir Tuli di Indonesia bertambah setiap tahunnya. Menurut data WHO perkiraan angka kejadian tuli sekitar 4,6 persen dari populasi.
“Teknologi pendengaran yang semakin canggih saat ini dapat memberikan harapan untuk mereka yang terdeteksi gangguan dengar (Tuli) sejak dini dapat mendengar kembali berinteraksi dengan manusia lainnya hingga dunianya tak lagi sunyi,” ungkap Helen.
Secara terpisah, Direktur Medel Hearlife Indonesia, Andi Iskandar menyampaikan, kedepan seharusnya ada kolaborasi antara pemerintah. Tujuannya, membantu penderita gangguan telinga karena sampai saat ini masalah pendengaran masih kurang dilirik.
“Memang tidak terdeteksi dari awal juga dikarenakan alat-alat Skrining Pendengaran belum maksimal dimiliki oleh pihak rumah sakit, Puskesmas serta klinik kesehatan lainnya,” katanya.
Kegiatan yang Disupport Medel Hearlife Indonesia Bekerjasama dgn RS SS Medika Jakarta, dan didukung oleh Komunitas yang mewadahi Orang Tua Anak Tuna Rungu/Tuli di Gorontalo (FORKAH Gorontalo) bersama PERHATI- KL Provinsi Gorontalo menjadi wadah edukasi dan diskusi mengenai solusi Pendengaran Terkini.
Dalam Kegiatan ini Menghadirkan Dokter2 Spesialis THT Di Gorontalo. Kepala Dinas Terkait, Manajemen RS, Ketua IBI Kab/Kota, Bidan Praktik, Profesional Klinik Terapi,Yayasan/Komunitas difabel lainnya dan Seluruh Anggota Komunitas FORKAH Gorontalo. (*)
![Telinga1 Foto bersama pemateri, Forkah dan anak-anak hebat seusai seminar. [fot:dok]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/Telinga1.jpg)



![Desmont Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Desmont-200x112.jpg)



