DPRD Tekan Transparansi, APBD Perubahan 2025 Fokus Kesehatan dan Pendidikan

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo tentang Ranperda APBD Perubahan 2025, Selasa 19 Agustus 2025. [foto: fikar/nusantara1]
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo tentang Ranperda APBD Perubahan 2025, Selasa 19 Agustus 2025. [foto: fikar/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Transparansi pengelolaan anggaran kembali menjadi sorotan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo, Selasa 19 Agustus 2025.

Agenda paripurna kali ini membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, menegaskan delapan fraksi telah menyampaikan catatan kritis, mulai dari persoalan pelayanan medis, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), hingga skema anggaran pembangunan infrastruktur.

Bacaan Lainnya

“Semua masukan fraksi sudah dijawab gubernur. Kami harap bisa menyamakan persepsi dan interpretasi antara DPRD dan TAPD,” ungkap Thomas usai rapat.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo menyebut rancangan perubahan APBD tahun ini difokuskan pada empat aspek utama: peningkatan pelayanan publik, penguatan daya saing, peningkatan kesejahteraan sosial, serta reformasi birokrasi.

Sejumlah fraksi juga mendesak agar pengelolaan anggaran dilakukan lebih terbuka dan tepat sasaran, khususnya untuk pendidikan dan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (*)

Pos terkait