NUSANTARA1.ID – Ketua KPU Gorontalo Utara, Sofyan Jakfar menegaskan bahwa keberhasilan Pilkada tergantung dari kerja keras dan integritas para petugas. Selain itu, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data pemilih.
Ini ditegaskan saat KPU Gorontalo Utara menggelar sosialisasi pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Pantarlih tersebut akan segera dibentuk dalam rangka persiapan Pilkada 2024.
“Pantarlih adalah ujung tombak dalam memastikan data pemilih yang akurat dan valid. Keberhasilan Pilkada sangat bergantung pada kerja keras dan integritas para petugas,” tegas Sofyan Jakfar.
Sosialisasi ini dilaksanakan pada masing-masing kecamatan yang dimulai dari 11 hingga 12 Juni 2024. Jumlah Pantarlih yang akan direkrut sebanyak 362 orang, yang mana mereka akan tersebar pada 245 TPS yang ada di Gorontalo Utara.
Masih pada kesempatan yang sama, Sofyan Jakfar menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada PPK dan PPS ketika membentuk Pantarlih, terutama mengenai tugas dan tanggung jawab mereka.
Maklum, ini mencakup kebijakan perlindungan data pribadi, prosedur pelaporan, serta etika dan kode etik dalam menjalankan tugas. Olehnya, KPU Gorontalo Utara juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data pemilih.
“Kami mengimbau masyarakat, jika nanti menerima kedatangan Pantarlih, berikan informasi yang sebenar-benarnya. Partisipasi aktif dari warga sangat penting untuk keberhasilan Pilkada yang demokratis dan transparan,” kuncinya. (*)

![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

