NUSANTARA1.ID – Sebagai salah satu langkah untuk menyukseskan Pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone Bolango dalam waktu dekat ini akan merekrut 465 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).
Mereka akan bertugas pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Bone Bolango.
“Pantarlih yang dibutuhkan di Bone Bolango sebanyak 465 yang tersebar pada 294 TPS,” kata Ketua KPU Bone Bolango, Sutenti Lamuhu dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pembentukan Pantarlih yang digelar di Hotel Damhil Kota Gorontalo, Selasa (11/6).
Sutenti Lamuhu juga menekankan beberapa hal yang menjadi persyaratan bagi calon yang berminat menjadi Pantarlih. Dirinya menyebut kesehatan jasmani dan rohani menjadi modal utama dalam perekrutan Pantarlih.
“Kami terus berkoordinasi dengan PPS, PPK dalam perekrutan Pantarlih. Hal-hal yang bersifat teknis maupun administratif kita koordinasikan,” ujar Sutenti Lamuhu seraya menegaskan jika seorang Pantarlih tidak terlibat partai politik dan tim kampanye pemenangan calon.
Artinya, tidak pernah terlibat dalam pelaksanaan sebagai saksi ataupun Liaison Officer (LO) Parpol serta tim kampanye, atau tim pemenangan pada pelaksanaan pemilihan legislatif, juga pada pelaksanaan Pilkada di tahun kemarin dan periode kemarin 2020. (**)

![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

