NUSANTARA1.ID – Guna menstabilkan harga, pemerintah Kota Gorontalo menggelar pasar murah di berbagai tempat. Langkah ini juga sebagai arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian yang disampaikan saat pembukaan gerakan ‘pangan murah’ serentak seluruh di Indonesia lewat zoom.
Walikota Gorontalo, Marten Taha langsung memerintahkan instansi terkait dalam hal ini untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak Bulog, sebagai upaya menjaga ketersediaan beras.
“Karena itu untuk segera menstabilkan harga. Karena yang menjadi pemicu adalah harga beras sekarang saja medium itu sudah Rp 13 ribu, premium sudah Rp 15 ribu,” ungkap Marten Taha, Senin (16/10).
Masih kata Marten Taha, pemerintah Kota Gorontalo beberapa pekan terakhir telah menggelar pasar murah di beberapa lokasi, dengan tujuan menjaga kestabilan harga pangan.
Upaya lainnya yang telah dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan daerah-daerah penghasil pangan, sehingga ini diharapkan sedikit mengatasi terjadinya kekurangan bahan pangan di Kota Gorontalo.
“Sudah menandatangani kerjasama dengan daerah lain guna kelancaran distribusi, . Alasannya, kita bukan daerah penghasil. Mudah-mudahan itu mereka tidak kekurangan, sehingga mereka bisa distribusikan,” kuncinya. (*)


![015 Genjot PAD Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/015-Genjot-PAD-1-200x112.jpg)
![027 MTQ Bonbol Penyerahan hadiah oleh Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa kepada salah seorang peserta MTQ [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/027-MTQ-Bonbol-200x112.jpg)

![Sofran Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Sofran-Puhi-200x112.jpg)
![024 Tomohn Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk saat menandatangani PKS [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/024-Tomohn-200x112.jpg)

