NUSANTARA1.ID – Setelah menerima nota pengantar rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2023, Badan Anggaran (Banggar) terus memacu pembahasan.
Ketua DPRD Syam T Ase saat dikonfirmasi usai pembahasan awal antara Banggar dan TAPD, Rabu (13/9) mengakui, jika pembahasannya akan dikebut dalam waktu sepekan kedepan.
“Kita targetkan finalisasinya akhir pekan, sehingga beberapa hari kedepan ini kita maksimalkan pembahasan,” ungkap Syam.
Dikatakan Syam, untuk awal memang masih membahas antara Banggar dan TAPD, dalam hal ini masih membahas sejumlah pokok pikiran yang sampai hari ini tidak pernah terealisasi, baik itu masuk melalui hasil reses dan aspirasi resmi yang diungkapkan warga kepada Aleg.
“Memang diawal pembahasan masih seputaran pembahasan pokok pikiran yang belum juga terealisasi,” jelas Syam.
Politisi PPP ini lanjut mengatakan, untuk besok (Kamis) Banggar sudah menjadwalkan sejumlah OPD yang diambil perumpun untuk dilakukan panel pembahasan.
“Dimulai dari rumpun pertanian, pendidikan yang akan dilakukan pembahasan secara detail, dimana rumpun-rumpun ini terdiri dari sejumlah OPD terkait,” jelas Syam.
Syam lanjut mengatakan, pembahasan ini memang didasarkan pada ketentuan Peraturan Perundangan yang berlaku, sebagaimana ketentuan pasal 161 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 /2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, bahwa selama setahun berjalan dimungkinkan adanya perbaikan dan penyesuaian atau perubahan alokasi anggaran diantaranya.
Alasannya, terjadi adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran, terjadi keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar organisasi, antar unit organisasi, antar program, antar kegiatan dan antar jenis belanja. Juga terjadi keadaan yang menyebabkan SiLPA tahun anggaran sebelumnya harus digunakan dalam tahun anggaran berjalan.
”Sejalan dengan hal tersebut, maka setelah kita melakukan pembahasan dan penandatanganan kesepakatan bersama terhadap Perubahan KUA dan Perubahan PPAS T.A 2023 pada hari Selasa, 5 September 2023, beberapa hari yang lalu, maka sesuai tahapan yang diatur dalam ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, Pemerintah Daerah telah menyusun Perubahan RKA mengacu pada Perubahan KUA dan Perubahan PPAS tahun anggaran 2023 tersebut,” jelas Syam. (*)

![007 DWP Bone Bolango Ketua DWP Bone Bolango, Nurliana Iwan Mustapa saat menghadiri pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/onal/prokopim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-DWP-Bone-Bolango-200x112.jpg)
![007 Tonny Terima Bendera Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus saat menerima bendera Merah Putih pada Upacara Penurunan Bendera. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-Tonny-Terima-Bendera-200x112.png)
![Pendaki Bawakaraeng Proses evakuasi 8 pendaki Gunung Bawakaraeng oleh Tim SAR gabungan. [foto;dok/basarnas makasssar]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Pendaki-Bawakaraeng-200x112.png)
![006 Irup Ismet Mile Bupati Bone Bolango, Ismet Mile saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/indra/diskominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Irup-Ismet-Mile-200x112.jpeg)
![006 Sofyan Irup Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT Proklamasi. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Sofyan-Irup-200x112.jpg)


