NUSANTARA1.ID – Menyikapi minimnya peminat pada tahun ajaran 2026, SMA Negeri 7 Prasetya Kota Gorontalo kembali membuka pendaftaran siswa.
Hal ini diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, I Gede Kuta ketika ditemui di tempat kerjanya. Menurutnya, pembukaan kembali pendaftaran berdasarkan permintaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Provinsi Gorontalo.
“Permintaan ini muncul mengingat jumlah peminat untuk tahun ajaran 2026 hanya 71 orang, sementara kuota yang kami siapkan 216 siswa atau 6 kelas,” kata I Gede Kuta.
Apakah mengalami penurunan jika dibanding tahun sebelumnya? I Gede Kuta mengungkapkan bahwa tahun sebelumnya, peminat SMA Negeri 7 Prasetya sebanyak 87 orang dengan jumlah kuota yang sama pada tahun ini.
“Alasan itulah kenapa Diknas dan Kebudayaan meminta kami untuk membuka kembali pendaftaran dari 2 hingga 4 Juli, dan pengumumannya pada 5 Juli,” kata I Gede Kuta yang juga Ketua Panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah tersebut.
Lalu apa harapan dengan dibukanya kembali pendaftaran? Menurut I Gede Kuta, orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di SMA negeri, jangan hanya fokus pada sekolah seperti di SMA Negeri 1 atau SMA Negeri 3.
“Banyak sekolah negeri lainnya yang memiliki kualitas yang sama. Baik dari segi fasilitas sekolah, maupun dari kompetensi guru yang dimiliki. Artinya, siswa akan mendapat ilmu yang sama,” ujarnya.
Seperti yang diketahui bahwa pada SPMB 2026, SMA Negeri 1 menyiapkan kuota sebanyak 432 siswa dan peminatnya mencapai 625 orang. Demikian halnya untuk SMA Negeri 3 yang menyiapkan kuota sebanyak 468 siswa dan peminatnya mencapai 627 orang.
Padahal, kedua sekolah ini memiliki sekolah penyangga yakni untuk SMA Negeri 1 penyangganya SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 8. Sementara SMA Negeri 3 disangga oleh SMA Negeri 7 Prasetya. (*)


![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

![008 PLN Konserfasi Narasumber dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo memberikan materi pada Pelatihan SMART PATROL kepada masyarakat di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato tentang Program Konservasi Burung Julang Sulawesi. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/008-PLN-Konserfasi-200x112.jpg)
![025 Pres Rilis Irjen Pol. Drs. Widodo saat memimpin press release di Mapolda Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/025-Pres-Rilis-200x112.jpg)

