NUSANTARA1.ID – Persiapan pelaksanaan Festival Tumbilotohe mulai terlihat di kawasan perkantoran Provinsi Gorontalo yang terletak di Desa Tinelo Ayula, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango.
Berbagai ornamen tradisional hingga pemasangan lampu botol telah disiapkan untuk menyambut pelaksanaan festival yang dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Maret 2026.
Pantauan di lokasi, sejumlah warga terlihat menata lampu botol yang dipasang pada batang bambu yang dipatok berjajar di area lapangan. Lampu-lampu tersebut nantinya akan dinyalakan pada malam hari sebagai bagian dari tradisi Tumbilotohe yang identik dengan cahaya lampu minyak menjelang akhir Ramadan.
Selain lampu botol, panitia juga mulai menata kawasan festival. Deretan bambu dipasang di sepanjang jalur menuju area kegiatan sebagai penanda jalan bagi pengunjung. Di pintu masuk utama, berdiri gapura bambu kuning yang dikenal dengan sebutan Alikusu, yang menjadi simbol khas dalam perayaan Tumbilotohe.
![Persiapan Tumbilotohe di Kawasan Perkantoran Provinsi Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/03/001-Tumbilotohe-200x112.jpg)
Beberapa tenda juga telah didirikan di kawasan tersebut, termasuk tenda kerucut yang akan digunakan untuk kegiatan pendukung selama festival berlangsung. Sementara di bagian selatan kawasan, panggung utama telah disiapkan dengan latar bangunan Masjid Islamic Center Gorontalo. Panggung tersebut dilengkapi perangkat sound system serta area khusus bagi tamu undangan.
Di sekitar panggung, panitia juga menyiapkan lapak bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang akan meramaikan kegiatan selama festival berlangsung.
Berdasarkan informasi di lokasi, sekitar 6.000 lampu botol akan dipasang untuk menerangi kawasan festival pada malam hari.
Festival Tumbilotohe tahun ini mengusung tema “Hulondalo Mulolo” dan akan diramaikan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat selama Ramadan. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menyebutkan terdapat sejumlah agenda yang akan digelar, di antaranya Tumbilotohe Underwater, Tumbilotohe Fun Run, lomba bedug takbiran, lomba bunggo, hingga bazar dan pasar murah Ramadan.
Selain itu, dalam rangkaian festival juga akan digelar lomba demo masak kue tradisional Gorontalo serta sosialisasi sistem pembayaran digital QRIS. Kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan dapat menarik partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat tradisi budaya Gorontalo di bulan Ramadan. (*)
![002 Tumbilotohe Persiapan Tumbilotohe di Kawasan Perkantoran Provinsi Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/03/002-Tumbilotohe.jpg)
![003 Tumbilotohe Fatek Persiapan Tumbilotohe di kampus 4 UNG. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/03/003-Tumbilotohe-Fatek-200x112.jpg)
![Tradisi Qunut1 Festival Malam Qunut di Tabongo dengan jualan kacang dan pisang. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/03/Tradisi-Qunut1-200x112.jpg)
![Pantai1 Suasana sore di Pantai Huangobotu [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/01/Pantai1-200x112.jpg)
![Telaga Street Food Teras Talaga Kabupaten Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/01/Telaga-200x112.jpg)
![Pantai Kure Antrian pengunjung di depan toilet kawasan Pantai Kurenai Bone Bolango. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/Pantai-Kure-200x112.jpg)
![Puncak Puncak Buhudaa di Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/Puncak-200x112.jpg)

