Kasus Campak Meningkat, Dinkes Pohuwato Genjot Imunisasi Anak

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato, Fidi Mustafa saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Sabtu, 6 September 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato, Fidi Mustafa saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Sabtu, 6 September 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pohuwato terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan kasus campak yang belakangan meningkat dan tercatat sekitar 20 kasus di wilayah tersebut.

Fokus utama saat ini adalah memperluas cakupan imunisasi anak serta mempercepat penanganan kasus yang ditemukan.

Kepala Dinas Kesehatan Pohuwato, Fidi Mustafa, mengungkapkan kasus campak di daerahnya telah tercatat dalam sistem kewaspadaan dini yang langsung terhubung dengan Kementerian Kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Pemantauannya dilakukan maksimal setiap saat, dan semua kejadian langsung ditangani,” jelasnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Sabtu, 6 September 2025.

Menurut Fidi, selain penanganan pasien agar cepat sembuh, pihaknya juga berupaya melakukan pemutusan mata rantai penularan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.

“Pencegahan dan respon cepat sangat penting agar tidak berpotensi menjadi wabah,” tegasnya.

Sebagai langkah strategis, Dinkes Pohuwato menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala Puskesmas se-kabupaten.

Evaluasi rutin juga dilakukan untuk mempercepat penanganan kasus dan meningkatkan cakupan imunisasi.

“Kami memastikan upaya ini tidak hanya fokus pada penyembuhan, tapi juga pada pencegahan. Imunisasi menjadi kunci agar anak-anak terlindungi dari campak dan penyakit menular lainnya,” tambah Fidi.

Langkah ini menyusul laporan kasus campak di Pohuwato yang menjadi perhatian publik, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat untuk tidak menunda imunisasi.

Pos terkait