NUSANTARA1.ID – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Gorontalo menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Polda Gorontalo, Selasa 2 September 2025.
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap perlakuan aparat kepolisian yang dinilai tidak sesuai prosedur saat menangkap Ketua DPD IMM Gorontalo, Muhamad Arif Hidayatullah Bina, bersama sejumlah anggota aliansi mahasiswa lainnya.
Dalam orasinya, massa IMM mendesak agar pihak kepolisian memberikan sanksi terhadap oknum yang diduga melakukan penangkapan serta perlakuan tidak sesuai SOP kepada pimpinan mereka.
“Ketua IMM saat menyampaikan aspirasi dalam aksi kemarin tidak melakukan gerakan yang menimbulkan kekacauan. Namun justru diperlakukan tidak semestinya,” ujar salah seorang orator.
IMM juga menegaskan, apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka sesuai konsensus yang pernah disepakati bersama antara Kapolda Gorontalo dan IMM terkait penanganan aksi massa di Gorontalo, Kapolda diminta untuk mundur dari jabatannya.
Aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa tersebut berlangsung dengan penjagaan ketat aparat kepolisian di halaman Polda Gorontalo. (*)
![Demo Polda IMM Gorontalo gelar aksi di depan Polda Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Demo-Polda.jpg)
![006 Run Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melepas Healthy Run 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/006-Run-200x112.jpg)
![005 Lansia Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberikan sambutan pada kegiatan HLUN 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/005-Lansia-200x112.jpg)


![003 Progres PENAS Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi meninjau lokasi PENAS yang akan digelar pada pertengana JUni [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/003-Progres-PENAS-200x112.jpg)


