Bimtek KLA Bone Bolango Tekankan Validitas Data dan Kolaborasi Lintas Sektor

Bimtek Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Kabupaten Bone Bolango. [foto:juna/nusantara1]
Bimtek Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Kabupaten Bone Bolango. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) dan coaching clinic Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat kabupaten, Selasa 14 April 2026.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bone Bolango, Yusdar Ismail, yang menekankan pentingnya ketelitian dalam penyusunan administrasi dan data pendukung KLA.

Dalam sambutannya, Yusdar mengatakan bahwa penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya sebatas aspek administratif, tetapi juga harus memastikan kesesuaian antara data yang disusun dengan kondisi riil di lapangan.

Bacaan Lainnya

“Seluruh data yang ditampilkan akan melalui proses verifikasi dan validasi. Karena itu, ketelitian dalam administrasi menjadi sangat penting,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa capaian daerah dalam program KLA merupakan hasil kerja bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Dukungan dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan organisasi perangkat daerah (OPD), dinilai menjadi kunci keberhasilan.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Peran aktif semua pihak sangat menentukan dalam mempertahankan bahkan meningkatkan capaian KLA,” tambahnya.

Yusdar berharap, melalui kegiatan bimtek dan coaching clinic ini, seluruh peserta dapat memahami secara komprehensif indikator dan persyaratan penilaian KLA, sehingga Bone Bolango mampu mempertahankan bahkan meningkatkan predikat yang telah diraih.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3APPKB Bone Bolango, Samsia Melu, menjelaskan bahwa pelaksanaan bimtek berlangsung selama tiga hari dengan pembahasan lima klaster utama dalam KLA.

“Indikator KLA terdiri dari 24 indikator yang terbagi dalam lima klaster, meliputi kelembagaan, hak sipil, pengasuhan, kesehatan, serta pendidikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pemenuhan hak dan perlindungan anak secara terpadu dan berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mendukung implementasi KLA di daerah.

Samsia mengungkapkan, Bone Bolango sebelumnya telah menunjukkan progres signifikan dalam penilaian KLA. Namun, untuk meningkatkan capaian ke tingkat yang lebih tinggi, diperlukan pemenuhan ratusan indikator yang menjadi syarat penilaian nasional.

“Target kami ke depan adalah meningkatkan capaian penilaian KLA dengan memenuhi indikator yang dipersyaratkan. Ini tentu membutuhkan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh OPD yang telah berkontribusi dalam penyediaan data dukung, yang menjadi salah satu aspek penting dalam proses penilaian KLA oleh pemerintah pusat.

Kegiatan bimtek dan coaching clinic ini diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai serta menghasilkan rekomendasi strategis dalam penguatan program Kabupaten Layak Anak di Bone Bolango. (*)

Pos terkait