NUSANTARA1.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) beri tanggapan soal pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang diisukan akan dipilih melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, mengatakan sampai saat ini partai yang dipimpinnya masih belum memiliki sikap pasti terkait hal ini.
Mardiono mengungkapkan, sikap yang akan diambil P3 masih perlu dipertimbangkan melalui musyawarah untuk mendapatkan keputusan bersama.
Diketahui, keputusan itu akan diambil dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang akan dilaksanakan oleh PPP.
“Tentu nanti DPR akan memutuskan dan kemudian P3 akan mengambil sikap nanti setelah selesai Muswil di seluruh Indonesia. Kemudian kita akan menggelar Mukernas,” ungkapnya usai menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gorontalo, Sabtu, 3 Januari 2026.
Mardiono juga memperjelas, pemilihan kepala daerah ini secara aturan ketika dipilih oleh DPRD tetap dianggap sah.
“Kemudian dipilih rakyat atau DPRD karena DPRD juga menjadi implementasi yang sudah dipilih oleh rakyat. Nah itu juga bisa sah-sah saja tetapi sekali lagi P3 belum mengambil sikap nanti akan mengambil sikap pada saat setelah Mukernas,” pungkasnya. (*)




![Golkar PKS Salah satu yang dibicarakan pada pertemuan antara pengurus DPP Partai Golkar dengan PKS, yakni Ambang Batas Parlemen. [foto:dok/pks]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Golkar-PKS-200x112.jpg)
![Cut Nyak Rizayati Ketua Umum Partai Indonesia Terang (Pinter) Cut Nyak Rizayati. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Cut-Nyak-Rizayati-200x112.jpg)

