Operasi Patuh Otanaha 2025 Resmi Dimulai, Ini yang Harus Dilengkapi

Apel Gelar Pasukan Operasi Otanaha, di Mapolda Gorontalo, Senin 14 Juli 2025. [foto: fikar buntuan/nusantara1].
Apel Gelar Pasukan Operasi Otanaha, di Mapolda Gorontalo, Senin 14 Juli 2025. [foto: fikar buntuan/nusantara1].

NUSANTARA1.ID — Polda Gorontalo resmi menggelar Operasi Patuh Otanaha 2025 mulai hari ini, Senin, 14 Juli 2025. Pelaksanaan operasi lalu lintas ini ditandai dengan apel gelar pasukan yang berlangsung di halaman Mapolda Gorontalo dengan menugaskan 283 anggota.

Operasi yang akan berlangsung selama 14 hari ke depan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka kecelakaan, serta meminimalisir fatalitas korban kecelakaan di jalan raya.

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Eko Wahyu Prasetyo, melalui Direktur Lalu Lintas Kombes Pol Lukman Cahyono menyampaikan, operasi ini menyasar sejumlah pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Bacaan Lainnya

Hal-hal turut menjadi sorotan seperti pengendara di bawah umur, tidak memakai helm atau sabuk pengaman, melawan arus, hingga penggunaan ponsel saat berkendara.

“Selain kegiatan penegakan hukum, kami juga mengedepankan langkah-langkah preventif dan edukatif. Ada sosialisasi melalui media, imbauan langsung di lapangan, hingga patroli di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan,” ujar Kombes Lukman usai apel.

Ia menjelaskan, dalam operasi ini, Polda Gorontalo melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan. Penegakan hukum pun akan dilakukan secara konvensional maupun dengan sistem elektronik (ETLE).

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk melengkapi surat-surat kendaraan, memakai helm atau sabuk pengaman, dan mematuhi aturan lalu lintas. Operasi ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, tapi demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Kombes Lukman berharap, selama 14 hari ke depan, angka kecelakaan dan pelanggaran bisa ditekan, serta kesadaran berlalu lintas masyarakat semakin meningkat.

Tak hanya sampai di situ, operasi yang digelar dua pekan ini turut diharapkan membawa dampak positif dalam jangka waktu yang lama. (*)

Pos terkait