NUSANTARA1.ID — Kasus beras oplosan yang mencuat di beberapa daerah kini menjadi alarm siaga bagi Satgas Pangan Gorontalo.
Tim pengawas melalui Subdit Tindak, Ditreskrimsus Polda Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede menegaskan tak akan memberi ruang bagi siapa pun yang berani mengedarkan beras oplosan di Gorontalo.
Hal itu menyusul adanya dugaan kasus pengoplosan beras premium di beberapa daerah mendorong tim satgas dari Gorontalo untuk mendalami hal serupa di Gorontalo.

“Kami tengah melakukan penyelidikan dan pengawasan di Gorontalo merespon terkait adanya kejadian di beberapa daerah soal beras premium yang dioplos, jangan sampai ada yang lolos,” ungkapnya, Jumat, 18 Juli 2025.
Bahkan, di Gorontalo, dari pihak produsen maupun pemasok, telah menarik produk beras premiumnya.
Dari sisi satgas, yakni untuk memastikan tidak ada ada beras dengan merek serupa atau terindikasi sebagai beras premium oplosan.
Ia menegaskan, jika hal itu terendus beredar di pasaran Gorontalo, maka penindakan hingga ke ranah hukum tidak dapat ditawar.
“Apabila masih, kami akan lakukan upaya-upaya, baik itu dengan pendekatan preemtif, preventif, dan represif, atau penegakan hukum,” tegas dia.
Syukurnya, hingga saat ini, beras oplosan belum ditemukan di Gorontalo. Namun, langkah pencegahan akan terus dilakukan untuk memastikan peredaran beras di Gorontalo tetap aman. (*)

![006 Run Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melepas Healthy Run 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/006-Run-200x112.jpg)
![005 Lansia Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberikan sambutan pada kegiatan HLUN 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/005-Lansia-200x112.jpg)


![Rumah Ilustrasi. Rumah ternyata bisa menentukan kepribadian seseorang [foto”dok/sobatteknik]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/Rumah-200x112.png)


