Reses di Desa Tenggela, Espin Tulie Serap Aspirasi Lansia dan Disabilitas

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie saat menyerap aspirasi difabel dan lansia di Desa Tenggela. [foto:juna/nusantara1]
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie saat menyerap aspirasi difabel dan lansia di Desa Tenggela. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Dapil III, Espin Tulie, melaksanakan reses dengan menyerap aspirasi dari kelompok Lanjut Usia (Lansia) dan disabilitas, pada Kamis 26 Juni 2025. Kegiatan berlangsung di PKBM dan Sekolah Disabilitas Yayasan Putra Mandiri, Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Dalam kunjungan tersebut, Espin menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat, khususnya dari kalangan lansia dan penyandang disabilitas. Berbagai aspirasi disampaikan oleh peserta reses, mulai dari kebutuhan pengembangan fasilitas pendidikan dan pelatihan, perbaikan bangunan belajar, hingga dukungan program kesejahteraan sosial.

“Alhamdulillah banyak masukan yang kami terima. Mulai dari kebutuhan pengembangan bangunan tempat belajar mereka sehari-hari, hingga perhatian khusus terhadap pendidikan bagi lansia dan difabel. Ini menjadi atensi kami untuk diperjuangkan,” ujar Espin.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Espin juga menyoroti talenta yang dimiliki oleh para peserta, terutama dari kalangan disabilitas. Ia mengaku kagum dengan kemampuan mereka dalam bidang seni musik.

Bahkan, dalam penutupan acara, para disabilitas menunjukkan kebolehan mereka dengan tampil menyanyi dan memainkan keyboard, meski sebagian di antara mereka memiliki keterbatasan penglihatan.

“Ada yang bisa menyanyi dengan suara luar biasa, bahkan ada keyboardist yang tidak bisa melihat tapi mampu mengiringi dengan baik. Ini bukti bahwa mereka punya potensi besar yang harus didukung,” tambahnya.

Selain persoalan pendidikan dan fasilitas sosial, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait infrastruktur, seperti jalan rusak di beberapa titik wilayah Kecamatan Tilango, kebutuhan seragam olahraga dan gamis, serta persoalan lingkungan terkait drainase sumur bor yang sudah lebih dari 30 tahun tidak memiliki saluran pembuangan yang baik, sehingga menyebabkan genangan air di sekitar pemukiman warga.

Terkait aspirasi tersebut, Espin berjanji akan menyampaikan kepada instansi terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten. Untuk masalah infrastruktur jalan dan sanitasi lingkungan, ia memastikan akan dikoordinasikan dengan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, karena menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

“Insyaallah aspirasi ini akan kami perjuangkan agar bisa masuk dalam program tahun 2026. Mulai dari persoalan jalan, jamban, hingga sumur bor yang sudah lama menjadi keluhan warga,” tegasnya.

Kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi kelompok masyarakat yang selama ini jarang tersentuh secara langsung dalam agenda serap aspirasi DPRD, terutama dari kalangan lansia dan difabel di wilayah Tilango. (**)

Pos terkait