NUSANTARA1.ID – Rekayasa sistem lalu lintas satu arah mulai diterapkan di dua jalan yang ada di Kota Gorontalo sejak Kamis (1/5).
Dalam penerapan sistem ini mencakup dua jalan utama yang ada di Kota Gorontalo, yakni sebagian Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Nani Wartabone (Eks Jalan Panjaitan).
Hal ini cukup menjadi perhatian publik karena menyentuh bagian jalan strategis, yaitu area kampus Universitas Negeri Gorontalo hingga ke Bundaran Saronde.
![Situasi jalan setelah dilakukan rekayasa lalu lintas di kota Gorontalo. Foto ini diambil dari pintu gerbang UNG. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/05/Satu-Jalur-2-200x112.jpg)
Pantauan Nusantara1.id, hingga malam hari, sekitar jalan yang direkayasa masih terlihat kondusif dan dalam pengawasan Dinas Perhubungan Kota Gorontalo.
Akan tetapi, kerap terlihat juga sejumlah pengendara, baik motor, bentor atau mobil masih sering terkecoh dengan rekayasa lalu lintas itu.
Fahri (25) salah satu pengendara motor yang melintas di kawasan jalan tersebut mengatakan bahwa upaya rekayasa jalur itu cukup menjadi solusi untuk memperlancar arus lalu lintas.
“Dengan adanya ini sebenarnya bagus juga, karena semakin terarah, lalu tidak macet juga di waktu tertentu di area kampus, serta arus lalu lintas jauh lebih stabil,” ujarnya.
Namun, kata Fahri untuk membiasakan hal baru ini perlu waktu dan sosialisasi terus menerus bagi masyarakat bisa mematuhi jalur baru ini.
“Disisi lain, beberapa orang yang melintas ke rumahnya yang dekat area ini akan lebih lambat karena memutar. Khawatir akan ada penerobos untuk menempuh jalur yang lebih dekat,” ungkap Fahri. (*)
![Satu Jalur 1 Situasi jalan setelah dilakukan rekayasa lalu lintas di kota Gorontalo. Foto ini diambil dari Bundaran Saronde. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/05/Satu-Jalur-1.jpg)
![Dokter Tifa menang Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa usai dikabulkan eksepsi oleh PN Jakarta Timur. [foto:dok/suara.com/faqih]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Dokter-Tifa-menang-200x112.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)
![KPK Ilustrasi. Sebanyak 11 kepala daerah yang kena OTT KPK dari Januari hingga Juli 2026. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/KPK-200x112.jpg)

![Olahraga Ilustrasi. Olahraga terbaik untuk usia 50 tahun ke atas sebaiknya dipilih dengan mempertimbangkan keamanan serta risiko cedera yang lebih rendah. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Olahraga-200x112.jpg)
![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)

