NUSANTARA1.ID – Hujan deras mengguyur wilayah Gorontalo, akibatkan sejumlah rumah terendam di desa Bube Baru, Kecamatan Suwawa, Bone Bolango, Selasa (11/3).
Hujan yang dimulai sejak siang sekitar pukul 14.00 Wita menyebabkan debit air di sungai sekitar meningkat.
Ferdi Urusi (42), salah satu warga setempat yang terdampak mengatakan saat malam keadaan air mencapai ketinggian sekitar lutut orang dewasa.
“Sekarang sudah agak sedikit menurun, kalau tadi masih tinggi,” ungkapnya.
Ferdi mengaku di wilayah tersebut kerap kali mengalami banjir saat terjadi hujan yang cukup deras.
Terlebih, saat ini masih musim panen padi, sehingga pintu air untuk irigasi sawah juga ditutup menyebabkan berkurangnya jalur aliran air.
Tak cuma itu, kata Ferdi, luapan air di irigasi yang melebihi tanggul itu masuk hingga ke 12 rumah di sekitar wilayah ini.
Ia menyebut bahwa hingga kini belum ada pengecekan langsung dari pemerintah desa maupun daerah di lokasi tersebut.
Ferdi berharap, pemerintah juga dapat membangun tanggul yang lebih tinggi di sekitar anak sungai dan irigasi untuk mengantisipasi banjir kembali terjadi.
“Tambah ketinggian tanggul kalau dari kami, supaya air itu tidak melebihinya,” tutupnya. (*)
![Metro 6 Ferdi Urusi (42) salah satu warga Desa Bube Baru yang terdampak banjir saat diwawancarai media. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/03/Metro-6.jpg)
![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

