Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan, Ini yang Dilakukan Pemkot Gorontalo 

Kabag Ekonomi Setda Kota Gorontalo, Kaima Leni usai rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi yang dilangsungkan secara virtual, Senin (17/2). [foto:ist]
Kabag Ekonomi Setda Kota Gorontalo, Kaima Leni usai rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi yang dilangsungkan secara virtual, Senin (17/2). [foto:ist]

NUSANTARA1.ID – Pemerintah Kota Gorontalo kembali menggelar pasar murah sebagai langkah strategis dalam mengendalikan inflasi menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H.

Program yang kerap dilakukan ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya permintaan.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Kota Gorontalo, Kaima Leni, mengungkapkan bahwa pelaksanaan pasar murah akan digelar sebelum bulan puasa dan dikoordinasikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).  

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan langkah konkret untuk menekan lonjakan harga akibat meningkatnya permintaan masyarakat,” ujar Leni usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi secara virtual, Senin (17/2).  

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pasar murah akan diselenggarakan di berbagai wilayah Kota Gorontalo agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, upaya stabilisasi harga juga dilakukan melalui pemantauan langsung di pasar tradisional.

Seperti sebelumnya, Penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, belum lama ini turun langsung ke Pasar Sentral dan pasar lainnya untuk memastikan ketersediaan stok serta memantau fluktuasi harga bahan pokok.  

“Dari hasil pemantauan dan data yang dihimpun Dinas Pangan, stok bahan pokok di Kota Gorontalo hingga Februari ini masih dalam kondisi aman,” kata Leni.  

Komoditas utama, lanjut Leni, seperti beras, jagung, bawang merah, gula pasir, dan minyak goreng masih tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (**)

Pos terkait