Kompleksitas di Kota Gorontalo Jadikan Verfak Cukup Berat 

NUSANTARA1.ID – Ketua KPU Kota Gorontalo, Mario Nurkamiden mengungkapkan jika verifikasi faktual (Verfak) ini, cukup berat. Ini disebabkan Kompleksitas di Kota Gorontalo sangat berbeda dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Gorontalo. 

“Sifat individualistik warga kota sangat berbeda dengan orang-orang di desa. Terutama di Kota Tengah dan Kota Selatan yang komunitasnya berbasis perumahan,” kata Mario Nurkamiden saat membuka Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih dan Aplikasi Sidalih untuk Pilkada 2024, Selasa (18/6) .

Diinformasikan bahwa KPU Kota Gorontalo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Pemilihan dan penggunaan Aplikasi Sidalih serta Aplikasi E-Coklit dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2024.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dilangsungkan di Ballroom Hotel Aston Kota Gorontalo ini dihadiri oleh Anggota KPU Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Gorontalo, Ketua dan Anggota KPU Kota Gorontalo, Dinas Dukcapil Kota Gorontalo, Sekretaris KPU Kota Gorontalo serta Ketua dan Anggota PPK/PPS yang mengampu divisi Data Pemilih.

Mario Nurkamiden menegaskan pentingnya pemutakhiran data pemilih yang akurat untuk memastikan kelancaran dan keadilan dalam Pilkada 2024. Maklum, kedepan tahapan akan saling beririsan dengan pelaksanaan verifikasi faktual.

“Banyak tantangan yang akan kita hadapi, terutama dari beberapa kabupaten/kota yang memiliki pasangan calon perseorangan. Proses pelaksanaan Coklit ini akan beririsan dengan pelaksanaan verifikasi faktual, sehingga perlu jadi perhatian kita semua,” kata Mario Nurkamiden.

Olehnya itu, Mario Nurkamiden berharap agar semua pihak dapat bekerjasama dengan baik, khususnya PPK, PPS dan Pantarlih. Artinya, berkomitmen penuh dalam proses pemutakhiran data pemilih ini demi kelancaran dan keadilan Pilkada di Kota Gorontalo.

“Mari kita perhatikan secara detail dalam proses pemutakhiran data pemilih ini untuk memastikan suksesnya Pilkada 2024,” kuncinya. (**)

Pos terkait