NUSANTARA1.ID – Sebagai bentuk santunan dan dukungan bagi anak- anak yatim di Gorontalo, Yayasan Abulyatama cabang Gorontalo menggelar kegiatan ‘Yatim Fast’ Ramadan pada Kamis (21/3), yang bertempat di gedung Graha Azizah.
Program ini berlangsung sejak tahun 2018 dan diselenggarakan secara berkala setiap enam bulan sekali, yang pada saat ini berkesempatan dilaksanakan di 10 malam Ramadhan.
Ketua Panitia, David Ismail mengatakan kegiatan ini bukan hanya pemberian santunan, melainkan juga sebagai upaya memberikan dukungan dan perhatian terhadap anak-anak yatim. Dimana yayasan ini memiliki sekitar 100 anak yatim binaan, yang mereka dukung dengan memberikan santunan setiap bulannya.
“Lewat kegiatan seperti ini kami ingin memberikan sedikit keceriaan dan harapan kepada anak-anak yatim di tengah kesulitan yang mereka hadapi,” ungkap David Ismail.
Selain anak yatim binaan, dalam kegiatan ‘Yatim Fast’ Ramadhan ini, yayasan Abulyatama juga mengumpulkan anak-anak yatim di luar jaringan mereka, yang kali ini berjumlah 300 orang termasuk di dalamnya 100 orang anak yatim binaan.
Salah satu keistimewaan dari program ini adalah upaya yayasan dalam mencari anak-anak yatim yang tidak tercakup dalam sistem panti asuhan yang hanya tinggal dengan salah satu orang tua, nenek, atau bahkan yang hanya tinggal sebatang kara.
“Kami menyantuni anak-anak yatim yang tidak berasal dari panti asuhan, melainkan dari keluarga yang kurang mampu. Tujuan kami adalah memberikan mereka perlakukan sebagaimana anak-anak yatim di panti asuhan,” jelasnya lebih lanjut.
Sebagai rangkaian dari program Yatim Fast ini, yayasan Abulyatama juga berkomitmen untuk memberikan bantuan jangka panjang kepada anak-anak yatim binaan. Hal ini mencakup pendampingan dalam pengembangan keterampilan dan potensi mereka dalam membaca dan menghafal Al-Quran, serta memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Lebih lanjut, terkait hal pendanaan, yayasan ini juga melibatkan orang tua asuh yang secara rutin menyumbang dana untuk mendukung keberlangsungan program ini, baik untuk memberikan santunan dan bingkisan, maupun memfasilitasi kegiatan pendidikan dan spiritual mereka.
Sebagai harapan kedepannya yayasan ini berharap pemerintah daerah juga dapat terlibat langsung dalam mendukung upaya ini. dukungan dari pemerintah diharap dapat membantu program ini mencapai dampak yang lebih berkelanjutan bagi anak-anak yatim di Gorontalo. (*)

![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

