Perkuat Sistem Manajemen Talenta, Ini Langkah Pemda Bone Bolango

Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa saat mengikuti zoom meeting bersama Kanwil Regional BKN Manado terkait Pra Ekspose Manajemen Talenta Jumat 3 Juli 2026. [foto:dok/kominfo]
Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa saat mengikuti zoom meeting bersama Kanwil Regional BKN Manado terkait Pra Ekspose Manajemen Talenta Jumat 3 Juli 2026. [foto:dok/kominfo]

NUSANTARA1.ID – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango semakin memantapkan terkait penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Bone Bolango saat mengikuti Zoom Meeting Pra Ekspose Manajemen Talenta bersama Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado, Jumat 3 Juli 2026.

Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa mengatakan penerapan manajemen talenta menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah dalam upaya mewujudkan birokrasi yang semakin profesional, efektif, efisien, akuntabel, dan berintegritas.

Menurutnya, meskipun proses persiapan di Bone Bolango berlangsung sedikit lebih lambat dibandingkan beberapa daerah lain, seluruh tahapan yang menjadi syarat penerapan manajemen talenta kini telah dipersiapkan secara matang.

Bacaan Lainnya

“Penerapan manajemen talenta ini menjadi bagian penting dalam mendukung misi pembangunan daerah, khususnya pada penguatan reformasi birokrasi dan pengembangan sumber daya aparatur yang profesional. Ini juga menjadi komitmen penuh Bupati bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bone Bolango,” kata Iwan Mustapa.

Sekda menjelaskan bahwa Bone Bolango telah menyiapkan tiga pilar utama sebagai fondasi penerapan manajemen talenta.

Pada pilar pertama, yakni kelembagaan manajemen talenta instansi, pemerintah daerah telah membangun komitmen pimpinan daerah, membentuk Tim Kerja Pengelola Manajemen Talenta melalui Keputusan Sekretaris Daerah, serta membentuk Komite Talenta melalui Keputusan Bupati.

Selain itu, regulasi pendukung berupa Keputusan Bupati tentang Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN juga telah diterbitkan dan akan diperkuat melalui Peraturan Bupati.

Sementara pada pilar kedua, yakni pembangunan infrastruktur teknologi manajemen talenta, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango telah mengembangkan aplikasi Sistem Manajemen Talenta (SIMATA) yang terintegrasi dengan sistem informasi kepegawaian daerah dan platform ASN milik BKN. Integrasi data tersebut diharapkan mampu mendukung proses pengelolaan talenta ASN secara lebih objektif, terukur, dan berbasis data.

“Digitalisasi menjadi salah satu instrumen penting dalam penerapan manajemen talenta. Karena itu, kami telah menyiapkan aplikasi dan sistem pendukung yang terintegrasi untuk memastikan seluruh proses berjalan efektif dan transparan,” jelasnya.

Adapun pada pilar ketiga, yakni pembangunan manajemen talenta instansi, Pemkab Bone Bolango telah melakukan identifikasi jabatan target, penyusunan daftar kandidat potensial, pemetaan perumpunan jabatan, penyusunan profil talenta, hingga penyusunan nine box talent management sebagai dasar pengelolaan karier ASN.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan rencana suksesi jabatan untuk mengantisipasi kebutuhan organisasi di masa mendatang, terutama pada jabatan pimpinan tinggi yang akan memasuki masa purna tugas.

Sebagai bagian dari pengembangan karier ASN, setiap individu juga telah disiapkan rencana pengembangan talenta yang mencakup penguatan kompetensi, perencanaan karier, serta strategi peningkatan kapasitas sesuai kebutuhan organisasi.

Di sisi lain, strategi retensi talenta juga telah disusun guna memastikan ASN berpotensi tinggi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi optimal bagi kemajuan daerah.

Sekda Bone Bolango berharap tim BKN dapat memberikan masukan dan penyempurnaan terhadap berbagai dokumen serta evidence yang telah disiapkan sebelum pelaksanaan ekspose resmi di BKN.

“Alhamdulillah, seluruh perangkat utama yang dipersyaratkan sudah kami siapkan. Kami berharap melalui pendampingan dan evaluasi dari BKN, Bone Bolango dapat segera memperoleh rekomendasi dan mengimplementasikan manajemen talenta ASN sebagai instrumen penting dalam menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing,” kunci. (*)

Pos terkait