NUSANTARA1.ID – Guna menunjang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menerapkan sistem transaksi digitalisasi. Pemerintah daerah menggunakan perluasan penerimaan, Misalnya pada dinas pariwisata dan dinas perindag di pasar pasar kita menggunakan aplikasi Qris
“Peningkatan penggunaan sistem digitalisasi ini terus meningkat PAD, karena hasil evaluasi selang tahun 2021 dan 2022 ada peningkatan,” terang Sekda Kabupaten Gorontalo, Dr. Roni Sampir ditemui usai menghadiri kegiatan Nonton Bareng Pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2023 yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Senin (8/5).
Penerapan sistem digitalisasi dalam rangka mempercepat proses transaksi di masyarakat bahkan tidak merepotkan dalam rangka pengembalian dan sebagai.
“Mudah mudahan proses digitalisasi di Kabupaten Gorontalo terus ditingkatkan terutama dengan penyediaan infrastruktur terus didorong untuk pemasangan jaringan internet dan itu dikerjasamakan dengan Telkomsel sebagai penunjang sarana prasarana. Misalnya pembuatan tower,” kuncinya. (*)

![015 Genjot PAD Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/015-Genjot-PAD-1-200x112.jpg)
![027 MTQ Bonbol Penyerahan hadiah oleh Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa kepada salah seorang peserta MTQ [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/027-MTQ-Bonbol-200x112.jpg)

![Sofran Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Sofran-Puhi-200x112.jpg)
![024 Tomohn Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk saat menandatangani PKS [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/024-Tomohn-200x112.jpg)


