NUSANTARA1.ID – Usai dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024-2029, Ghalieb Lahidjun sambut kedatangan massa aksi yang menggelar demonstrasi di depan gedung DPRD Provinsi Gorontalo, pada Senin (9/9).
Demonstrasi tersebut sempat mengalami ketegangan dan kericuhan ketika massa yang menuntut perhatian merasa tidak mendapat respons yang memadai.
Massa membawa sejumlah tuntutan penting terkait masalah perkebunan sawit, pertambangan, dan korupsi. Mereka mendesak agar isu-isu ini mendapatkan perhatian serius dari anggota DPRD.
Menyikapi hal tersebut, Ghalieb menunjukkan keterbukaannya terhadap tuntutan yang disampaikan.
“Saat ini kami yang ada di sini belum memiliki kewenangan penuh karena kami bukan pimpinan definitif. Namun, kami berkomitmen untuk mendengarkan dan menyikapi semua aspirasi yang disampaikan,” ujarnya.
Ghalieb menambahkan bahwa meskipun struktur pimpinan DPRD belum terbentuk, mereka akan memastikan bahwa semua tuntutan diteruskan dan ditindaklanjuti dengan baik.
“Kami akan segera menyusun agenda pertemuan dengan seluruh anggota DPRD yang sudah dilantik untuk membahas ini lebih lanjut,” kuncinya. (*)

![007 PLN Upacara Foto bersama seluruh pegawai dan tenaga alih daya PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo usai pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. [foto:dok/pln]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-PLN-Upacara-200x112.jpg)


![016 Irup Pinogu Kapolsek Suwawa, IPTU. Ismet Ishak menerima bendera merah putih saat bertindak sebagai Irup pada Upacara Penurunan Bendera di Pinogu. [foto:dok]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/016-Irup-Pinogu-200x112.jpg)

![01 Haji Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Mansur Basir bersama petugas kesehatan. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/01-Haji-200x112.jpg)

