nusantara1.id, GORONTALO – Saat ini di Kabupaten Gorontalo, terdapat 4.000 honorer atau tenaga kontrak dalam kondisi galau. Mereka minta pada 2023 ini, dipekerjakan lagi setelah dirumahkan untuk dievaluasi kembali oleh pemerintah.
Ketua Komisi l, DPRD Kabupaten Gorontalo, Syarifudin Bano mengatakan, keputusan untuk mengangkat kembali tenaga kontrak sebagai wujud komitmen pemerintah dan DPRD, terhadap 4.000 tenaga kontrak.
“Kami sudah bersepakat antara pemerintah daerah dan DPRD untuk kembali mengangkat tenaga kontrak yang sudah bekerja puluhan tahun,” tegas Syarifudin bano. Rabu (4/1/2023)
Lanjut katanya, jika komitmen pengangkatan tenaga kontrak tak dilakukan DPRD dan pemerintah, bukan tidak mungkin angka pengangguran di daerah akan naik. Oleh sebab itu, ia mengapresiasi langkah pemerintah untuk mempekerjakan tenaga kontrak di masing-masing instansi organisasi perangkat daerah (OPD) dimana mereka bekerja.
“Atas nama Ketua Komisi I DPRD, saya mengapresiasi langkah bersama antara pemerintah dan DPRD untuk mempekerjakan tenaga kontrak,” ujar Syarifudin.
Ia menambahkan, informasi yang kami terima saat ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Bagian Ortala sementara melakukan mapping kebutuhan tenaga kontrak masing-masing OPD.
“Insyaallah mereka bisa dipekerjakan kembali,” harap politisi Demokrat ini. (*)


![018 Padi Organik Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa saat melakukan penanaman padi organik di lahan Gapoktan Buhuta Sejahtera Olami, Desa Huntu Utara, Bulango Selatan, Kamis 21 Mei 2026 [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/018-Padi-Organik-200x112.jpeg)


![017 Pangan Ratusan warga memadati BPU Tapa, Kamis 21 Mei 2026, untuk berburu kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam GPM yang digelar Pemda Bone Bolango [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/017-Pangan-200x112.jpeg)


