Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Rusli Habibie Sambangi SMA 4 Kota Gorontalo

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Rusli Habibie saat sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di depan siswa SMA [foto:dok/timrh]
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Rusli Habibie saat sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di depan siswa SMA [foto:dok/timrh]

NUSANTARA1.ID – Empat Pilar Kebangsaan sangat penting untuk diuterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Untuk itu, Anggota DPR RI, Rusli Habibie tak pernah berhenti untuk sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada siswa SMA di Gorontalo.

Buktinya, Selasa 10 Februari 2026, Rusli Habibie sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di depan siswa SMA 4 Kota Gorontalo.

Bacaan Lainnya

Rusli Habibie menyampaikan bahwa Empat Pilar Kebangsaan adalah landasan kokoh kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Empat Pilar Kebangsaan terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Pilar ini bertujuan menjaga persatuan, kesatuan, dan keberagaman demi mencapai tujuan proklamasi,” kata Rusli Habibie.

Rusli Habibie lantas menjabarkan Empat Pilar Kebangsaan yakni, Pancasila sebagai dasar/ideologi negara. Fungsinya sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi nasional yang menjadi pondasi utama dalam kehidupan bernegara.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) sebagai konstitusi negara yang menjadi hukum dasar tertinggi dan acuan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Sementara itu, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bentuk negara yang dipilih untuk menegaskan kedaulatan dan kesatuan wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” jelas Rusli Habibie.

Terakhir menurut Rusli Habibie yakni Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara yang berarti ‘berbeda-beda tetapi tetap satu jua’.Ini menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman suku, ras, agama, dan budaya.

“Sosialisasi empat pilar ini penting untuk generasi muda agar dapat memahami norma bernegara dan memupuk kecintaan pada Tanah Air. Implementasinya mencakup penerapan nilai toleransi, gotong-royong, dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari,” kuncinya. (*)

Pos terkait