25 Tahun Provinsi Gorontalo, Femmy: Jangan Lupa Pembangunan di Pinogu 

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki. [foto:juna/nusantara1]
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki, menyampaikan apresiasi atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Gorontalo yang diperingati dalam rapat paripurna istimewa DPRD, Jumat 5 Desember 2025.

Femmy Udoki mengatakan, momentum 25 tahun Provinsi Gorontalo menjadi refleksi atas berbagai capaian pembangunan yang telah disampaikan Gubernur Gorontalo dalam sambutannya, khususnya di bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini Gorontalo sudah berusia 25 tahun. Tadi Pak Gubernur menyampaikan bahwa di usia ke-25 ini, pertumbuhan ekonomi Gorontalo semakin membaik, bahkan berada di peringkat tujuh nasional dengan pertumbuhan ekonomi yang baik,” ujar Femmy Udoki.

Bacaan Lainnya

Selain pertumbuhan ekonomi, Femmy Udoki juga menyoroti penurunan angka kemiskinan serta upaya penanganan stunting yang terus dilakukan pemerintah daerah.

Namun demikian, ia berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi angka statistik, melainkan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Harapan masyarakat tentu ini bukan sekadar angka-angka, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dari program-program pemerintah provinsi,” katanya.

Femmy Udoki juga menilai fokus Pemerintah Provinsi Gorontalo yang sejalan dengan program Presiden RI terkait ketahanan pangan merupakan langkah positif. Ia mencontohkan perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian melalui berbagai program, seperti pencetakan sawah.

“Saya melihat ini langkah maju, karena perhatian pemerintah provinsi tertuju pada penguatan ketahanan pangan, khususnya di Gorontalo. Ini sejalan dengan arahan presiden,” ujarnya.

Meski demikian, dalam momentum HUT ke-25 ini, Femmy Udoki menyampaikan catatan khusus terhadap janji gubernur Gorontalo yang belum terealisasi, yakni terkait pembangunan di wilayah Pinogu.

“Saya sebagai orang Bone Bolango merasa masih ada yang terlupakan, yaitu janji Pak Gubernur terkait Pinogu. Dulu dijanjikan ada anggaran, minimal untuk DED, tetapi dalam penyampaian tadi Pinogu belum disebutkan,” ungkapnya.

Ia berharap meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah disahkan, pemerintah provinsi tetap mencari upaya agar Pinogu mendapatkan perhatian.

“Kami berharap ini tetap menjadi perhatian, bagaimana caranya Pinogu tetap diperhatikan walaupun APBD sudah ditetapkan,” pungkasnya. (*)

Pos terkait